Bernafas Dalam-Dalam Ternyata Baik Bagi Tubuh, Ini Sejumlah Manfaatnya

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Manusia normal dalam keadaan sehat dan rileks akan bernafas antara 12-20 kali napas per menit. Dalam situasi stres, diafragma justru merata sehingga kita bernapas dengan lebih cepat dan pendek.

Kondisi ini menyebabkan paru-paru tidak mendapat porsi udara beroksigen yang maksimal. Akibatnya, kemudian merasa sesak napas. Ketidaknyamanan karena tidak bisa bernapas normal dapat membuat tingkat stres, tekanan darah, dan kecemasan makin meningkat. Di sinilah penting untuk menarik nafas dengan dalam. Berikut ini manfaat menarik nafas dalam:

Mengurangi stres

Penelitian membuktikan bahwa menyisihkan waktu sejenak untuk menyendiri dan menarik napas dalam ampuh membuat Anda lebih tenang dan rileks. Sistem saraf otonom yang mengontrol tindakan tak sadar seperti detak jantung dan pernapasan terbagi menjadi dua bagian, yaitu sistem saraf simpatik yang mengontrol respons fight or flight, dan sistem saraf parasimpatis yang mengontrol respons istirahat dan relaksasi. Ketika stres, sistem saraf simpatik akan bekerja lebih aktif dengan membuat napas dan detak jantung bekerja lebih cepat. Dengan menarik napas dalam-dalam, aliran udara yang masuk ke dalam tubuh lebih banyak sehingga akan membantu menenangkan sistem saraf.

Kurangi asma dan tekanan darah tinggi

Pada orang-orang yang memiliki asma, saluran napas yang menyempit dan meradang bisa membuat penderitanya sulit bernapas. Selain menjalani pengobatan, pasien asma juga kerap disarankan untuk melatih pernapasan guna mengendalikan gejala. Bernapas dalam-dalam dapat membantu membuka saluran udara, meningkatkan pernapasan, hingga kualitas hidup. Rutin melatih teknik pernapasan juga dapat memperlambat detak jantung serta menurunkan atau menstabilkan tekanan darah.

Kurangi rasa sakit

Tidak hanya bermanfaat untuk organ pernapasan, menarik napas dalam juga dapat membantu mengurangi rasa sakit. Ketika Anda bernapas dalam-dalam, kadar nitrous oxide dalam darah akan meningkat. Nitrous oxide adalah senyawa yang kerap digunakan sebagai obat bius untuk beberapa prosedur medis tertentu. Meningkatnya kadar senyawa nitrous oxide dalam tubuh nantinya akan mengurangi ketegangan dalam tubuh dan mengurangi rasa sakit.

Atasi masalah pencernaan

Melakukan teknik pernapasan dalam akan memberikan sensasi pemijatan lembut yang terasa di sekitar usus dan perut. Menarik napas dalam juga dapat membantu aktivasi sistem parasimpatis sebagai respons relaksasi tubuh. Teknik ini akan membantu mengatasi beberapa gejala pencernaan seperti diare dan sembelit.

Perbaiki postur tubuh

Siapa sangka bahwa melakukan teknik pernapasan bisa memberikan pengaruh pada postur tubuh Anda. Saat Anda menarik napas dalam dan menggunakan paru-paru dengan kapasitas penuh, Anda sekaligus memperkuat lekukan alami tulang belakang.Pada saat itu, punggung atas, leher, dan bahu berada pada posisi yang optimal. Ketegangan di tubuh bagian atas pun berkurang. Hal ini akan membantu Anda membentuk postur yang lebih baik.

Baca Juga

Editor: Ramadhani