Untuk Seni atau Keren-kerenan, Ini yang Perlu Anda Ketahui Jika Ingin Membuat Tato Tubuh

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Memilih rajah atau tato di tubuh menjadi sesutau yang menarik bagi sebagian orang. Alasan untuk membuat tato bisa sangat personal hingga yang paling konyol sekalipun. Misalnya, seorang anak ingin mengabadikan gambar wajah ibunya di lengannya. Atau alasan yang konyol seperti menulis nama pacar yang kemudian harus dicoret atau dihapus ketika putus cinta.

Tato pada tubuh manusia merupakan praktek yang terjadi sepanjang sejarah kemanusian itu sendiri. Masyarakat Mentawai misalnya atau suku-suku asli di rimba Amerika dikenal memiliki tato tertua di dunia yang telah ada berabad silam.

baca juga: Kenapa Creatine Digunakan Atlet dan Tidak Termasuk Doping?

Nah apapun alasannya, apakah karena kebudayaan atau unsur seninya, merajah tubuh atau membuat tato harus mempertimbangkan banyak hal. Pasalnya jika terjadi kesalahan ada efek samping dari tato yang berdampak pada tubuh. Berikut beberapa hal penting yang harus diketahui:

Pahami resiko

baca juga: Politisi NasDem: Jangan Hanya Fokus Penanganan Pandemi Covid-19, Imunisasi Dasar Lengkap Penting

Tato memang indah, tetapi ada risiko yang perlu Anda pahami lebih lanjut. Mengutip dari Mayo Clinic, proses pembuatan tato permanen adalah memasukkan cat warna ke dalam lapisan atas kulit. Setiap tusukan, jarum memasukkan tetesan tinta kecil sehingga membentuk gambar sesuai keinginan Anda. Penyuntikkan zat apapun ke dalam kulit, termasuk cat untuk tato , selalu ada risiko munculnya infeksi. Pastikan studio tempat Anda membuat tato memenuhi aturan keamanan untuk menjaga tetap sehat dan bebas infeksi.

Anda juga harus memastikan bahwa studio tempat pembuatan tato berisi seniman tato profesional yang mengetahui standar prosedur keamanan. Studio tato harus memiliki sertifikasi sterilisasi dan Anda tidak perlu ragu untuk menanyakan apakah Anda boleh melihatnya. Selain sertifikat, Anda perlu memastikan seniman tato memakai sarung tangan selama proses pembuatan tato berlangsung.

baca juga: Belum Juga Vaksinasi COVID-19, Djokovic Kini Juga Terancam Gagal Berpartisipasi di Roland Garros

Rasa sakit

Tingkat rasa sakit yang Anda rasakan saat proses penggambaran tato berbeda-beda pada tiap orang. Ini yang perlu Anda pahami sebagai pemula dalam pembuatan tato . Saat jarum menusuk ke dalam kulit, Anda bisa merasa kulit seperti tersengat, terbakar, kesemutan, atau sensasi ingin menggaruk. Mengutip dari Kids Health , beberapa orang merasakan sakit yang tajam tetapi ada juga yang merasa tersengat benda tumpul. Rasa sakit juga akan bergantung pada area kulit yang akan Anda tato . Jika di bagian kulit tipis dan sensitif atau dekat dengan tulang atau nadi, biasanya akan terasa lebih sakit.

Tidak puas

baca juga: Darul Siska Pertanyakan Harga Obat Diatas HET, Minta Kemenkes Turun Tangan

Dilansir dari Center for Disease and Control Prevention (CDC), masalah umum tato untuk pemula adalah ketidakpuasan gambar. Ketidakpuasan ini akan berujung pada keinginan untuk menghapus tato permanen yang prosesnya sangat sulit. Pada sebagian kasus, tato bisa memuaskan di awal, tetapi memudar seiring berjalannya waktu. Selain warna memudar, ketidakpuasan yang bisa terjadi juga perubahan gaya atau tren.

Saat membuat tato pertama kali, mungkin gambarnya sedang populer atau menggambarkan suasana hati. Namun, pada satu waktu, tato tersebut bisa ketinggalan zaman atau tidak lagi menyenangkan untuk Anda. Maka dari itu, sebelum membuat tato , pikirkan dengan matang gambar yang akan Anda buat di kulit. Apalagi Anda akan menggunakan tato permanen yang akan sangat sulit menghapusnya.

Penghapusan tato

Banyak sekali orang yang memutuskan untuk bikin tato secara tiba-tiba karena ingin, atau ketika mereka sedang merasa impulsif dan ternyata kemudian menyesalinya. Mau tak mau, Anda harus menghilangkannya dengan proses menghilangkan tato yang cukup menyakitkan. Biayanya, penghapusan tato juga tergantung pada ukuran dan memakan dana yang tidak sedikit. Maka dari itu, sebelum membuat tato , pastikan Anda sudah memikirkan semua konsekuensinya dengan matang.

Editor: Ramadhani