Bacaan dan Keutamaan Sholat Tahajud

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Bacaam doa setelah sholat tahajud bukan sekedar dzikir biasa, namun memiliki keutamaan yang sangat luar biasa.

Apakah kalian tahu bagaimana bacaan doa setelah sholat tahajud ? Ternyata bacaan doa ini bukan sekedar dzikir biasa.

baca juga: Kisah As'ad Humam, Kiai Legendaris Penemu Metode Iqro'

Keutamaan Membaca Doa Setelah Sholat Tahajud

Perintah sholat tahajud juga tercantum dalam Al-Quran surat Al-Isra (17) Ayat 79, "Dan pada sebagian malam, lakukanlah shalat tahajud (sebagai suatu ibadah ) tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ke tempat yang terpuji". (Q.S. Al-Isra 17:79).

baca juga: Mengucapkan Talak dalam Kondisi Marah, Bagaimana Hukumnya?

Membaca doa setelah shalat tahajud merupakan hal yang dianjurkan karena doa yang dibaca dapat dikabulkan oleh Allah SWT. Keutamaan membaca doa setelah shalat tahajud diriwayatkan oleh Abu Umamah bertanya kepada Rasulullah SAW.

Dari Abu Umamah ia berkata; Rasulullah shallallahu wa'alaihi wa sallam ditanya; wahai Rasulullah, doa apakah yang paling di dengar? Beliau berkata: "Doa di tengah malam terakhir, serta setelah shalat-shalat wajib." (HR. Tirmidzi) [No. 3499 Maktabatu Al Ma'arif Riyadh] Hasan.

baca juga: Adab Seorang Muslim Ketika Bangun Tidurnya Menurut Imam Ghazali

Berikut adalah bacaan latin doa setelah sholat tahajud yang dapat dikerjakan oleh setiap umat muslim setelah melaksanaan shalat tahajud.

"Allaahumma lakal hamdu anta qayyimus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta malikus samaa waati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu anta nuurus samaawaati wal ardhi wa man fiihinna. wa lakal hamdu antal haqqu, wa wa'dukal haqqu, wa liqaa'uka haqqun, wa qauluka haqqun, wal jannatu haqqun, wannaaru haqqun, wannabiyyuuna haqqun, wa muhammadun shallallaahu 'alaihi wasallama haqqun wassaa'atu haqqun.

baca juga: Mayoritas Berpenduduk Muslim, Menag Harap Museum Dar Al-Madinah Segera Dibangun di Indonesia

Allaahumma laka aslamtu, wa bika aamantu, wa 'alaika tawakkaltu, wa ilaika anabtu, wa bika khaashamtu, wa ilaika haakamtu, faghfirlii maa qaddamtu, wa maa akh-khartu, wa maa asrartu, wa maa a'lantu, wa maa anta a'lamu bihiminnii. antal muqaddimu, wa antal mu'akhkhiru, laa ilaaha illaa anta, wa laa haula wa laa quwwata illaa billaah."

Artinya: "Wahai Allah! Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penegak dan pengurus langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah penguasa (raja) langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah cahaya langit dan bumi serta makhluk yang ada di dalamnya. Milik-Mu lah segala puji. Engkaulah Yang Hak (benar),janji-Mu lah yang benar, pertemuan dengan-Mu adalah benar, perkataan-Mu benar, surga itu benar (ada), neraka itu benar (ada), para nabi itu benar, Nabi Muhammad saw itu benar, dan hari kiamat itu benar(ada).

Wahai Allah! Hanya kepada-Mu lah aku berserah diri, hanya kepada-Mu lah aku beriman, hanya kepada-Mu lah aku bertawakkal hanya kepada-Mu lah aku kembali, hanya dehgan-Mu lah kuhadapi musuhku, dan hanya kepada-Mu lah aku berhukum. Oleh karena itu ampunilah segala dosaku, yang telah kulakukan dan yang (mungkin) akan kulakukan, yang kurahasiakan dan yang kulakukan secara terang-terangan, dan dosa-dosa lainnya yang Engkau lebih mengetahuinya daripada aku. Engkaulah Yang Maha Terdahulu dan Engkaulah Yang Maha Terakhir. tak ada Tuhan selain Engkau, dan tak ada daya upaya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah."

Shalat tahajud atau shalat lail merupakan shalat sunnah yang dikerjakan oleh setiap umat muslim pada sepertiga malam. Sepertiga malam sendiri terbagi menjadi 3 yakni Sepertiga malam pertama terhitung mulai dari 22.00 hingga 00.00 dini hari, sepertiga malam kedua terhitung mulai pukul 00.00 hingga 01.00 dini hari dan sepertiga malam terakhir dimulai pada pukul 1.00 hingga 03.00 dini hari menjelang waktu subuh.

Keutamaan Shalat Tahajud

Shalat tahajud dapat dikerjakan dengan 2 rakaat dengan jumlah tidak terbatas. Rasulullah SAW mengerjakan shalat tahajud dengan 2 rakaat sebanyak 4 kali dan ditutup dengan shalat witir dengan 3 rakaat.

Sholat tahajud ini merupakan salah satu shalat sunnah yang dianjurkan Rasulullah SAW untuk dikerjakan. Dari Abu Hurairah r.a. bertanya kepada Rasulullah SAW, "Apakah shalat yang lebih utama sesudah shalat lima waktu?" Beliau menjawab, "Shalat malam" (H.R. Muslim ).

Demikian adalah penjelasan mengenai doa setelah sholat tahajud serta keutamaan bagi siapa saja yang melaksanakannya.

Editor: Eko Fajri