Makan Coklat Ternyata Baik untuk Otak, Ini Manfaatnya

coklat
coklat (net)

KLIKPOSITIF - Mengonsumsi cokelat ternyata sangat bermanfaat untuk kesehatan otak. Salah satu manfaat coklat adalah meningkatkan fokus, memori, dan kemampuan belajar.

Cokelat mengandung senyawa flavonoid, terutama flavanol, yang bersifat antioksidan dan antiinflamasi. Sifat ini membuat cokelat dapat memperlancar aliran darah ke otak yang secara tidak langsung bisa membantu meningkatkan daya ingat dan fokus. Selain itu, flavanoid dalam cokelat bisa menembus ke dalam hippocampus, yaitu area otak yang berperan dalam fungsi memori dan pembelajaran. Bukan cuma flavanoid, kafein dalam cokelat juga membantu menjaga Anda tetap fokus dan berkonsentrasi yang juga penting untuk membantu proses belajar.

baca juga: Menkominfo Jelaskan Alasan Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Cokelat memang terkenal akan khasiatnya untuk meningkatkan suasana hati atau mood dan membuat seseorang yang memakannya menjadi bahagia. Pasalnya, telah terbukti jika cokelat, terutama cokelat hitam, dapat meningkatkan endorfin, yaitu zat kimia otak yang menimbulkan rasa bahagia. Selain itu, cokelat disebut dapat membantu mengurangi rasa sakit dan meredakan stres yang sering menjadi pemicu mood swing Anda.

Makan cokelat memang tidak secara langsung dapat membuat Anda menjadi lebih pintar. Namun, kedua manfaat cokelat di atas dapat membantu Anda dalam proses belajar sehingga dalam jangka panjang Anda bisa menjadi lebih pintar. Konsumsi cokelat secara rutin juga terbukti dapat membantu melindungi saraf dan otak serta meningkatkan plastisitas otak (kemampuan otak untuk beradaptasi). Adapun keduanya terkait dengan peningkatan kecerdasan.

baca juga: Bukan untuk Alat Bantu Seks Wanita, Ini Sebenarnya Fungsi Vibrator

Beberapa penelitian juga telah menemukan fakta bahwa konsumsi cokelat secara rutin bisa memperbaiki fungsi kognitif pada pasien dengan gangguan kognitif ringan (mild cognitive impairment). Adapun gangguan kognitif ringan ini merupakan kondisi yang sering berkembang menjadi demensia atau pikun, termasuk penyakit Alzheimer. Para peneliti mengakui bahwa masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memahami dengan pasti bagaimana cokelat dapat menurunkan risiko penyakit saraf ini.

Flavonoid dalam cokelat diyakini dapat melindungi otak dari penurunan fungsi kognitif seiring bertambahnya usia. Flavonoid juga bisa bantu mencegah terbentuknya plak amyloid yang merusak otak penderita Alzheimer.

baca juga: Ilmuwan Selidiki Penyebab Varian Omicron Punya Banyak Mutasi

Editor: Ramadhani