Orangtua Perlu Tahu, Ini Penyebab Gigi Anak Tumbuh Berantakan

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF -Pertumbuhan gigi permanen berkaitan dengan gigi susu. Terkadang orang tua sering menyepelekan pertumbuhan gigi susu pada anaknya. Padahal ini bisa mempengaruhi pertumbuhan gigi permanen anak dan membuatnya tumbuh tidak beraturan.

Faktanya gigi susu sebenarnya sudah ada dalam gusi bayi semenjak bayi lahir dan biasanya mulai muncul saat bayi berusia 6 bulan. Pada sekitar usia 3 tahun, umumnya anak sudah memiliki gigi susu yang lengkap berjumlah 20 gigi. Susunannya terdiri dari empat gigi seri, dua gigi taring, dan empat gigi geraham di setiap rahang atas dan rahang bawah.

Saat gigi permanen sudah sepenuhnya berkembang, maka gigi permanen akan mulai muncul, sehingga mendorong gigi susu untuk tanggal. Gigi permanen sebenarnya sudah berkembang dalam gusi dan hanya menunggu kapan waktu yang tepat untuk muncul dan mengganti gigi susu.

baca juga: Menkominfo Jelaskan Alasan Pemerintah Terapkan Pengetatan Kegiatan Nataru

Gigi susu sangat menentukan ruang yang tersedia untuk gigi permanen tumbuh. Bila tidak dirawat dengan baik, gigi susu dapat membuat gigi permanen anak tumbuh tidak beraturan. Gigi susu yang tanggal lebih awal dapat membuat gigi permanen lebih bebas untuk tumbuh, sehingga dapat mengambil ruang gigi lain untuk tumbuh.

Hal ini membuat gigi di sampingnya akan lebih sulit untuk menemukan ruang untuk tumbuh. Alhasil, gigi anak mungkin akan berantakan dan tumbuh tumpang tindih. Gigi susu yang berlubang atau rusak harus mendapat perhatian lebih. Saat gigi susu bermasalah, gigi susu tidak dapat membimbing gigi permanen untuk tumbuh di tempat yang tepat.

baca juga: Bukan untuk Alat Bantu Seks Wanita, Ini Sebenarnya Fungsi Vibrator

Akibatnya, gigi permanen anak bisa tumbuh bertumpuk dan tidak beraturan. Gigi yang bertumpuk atau tidak rata ini kemudian akan lebih sulit untuk dibersihkan. Gigi susu yang berlubang juga dapat berpotensi menyebarkan infeksi ke seluruh tubuh.

Perawatan gigi mulai dari gigi susu sangat dibutuhkan. Dampaknya tidak hanya untuk sekarang, tapi untuk tahun-tahun selanjutnya. Orangtua perlu memerhatikan kesehatan gigi anak sejak gigi susunya mulai tumbuh. Anda bisa mulai membersihkan mulut bayi beberapa hari pertama setelah lahir. Caranya dengan menyeka gusi bayi menggunakan kain bersih.

baca juga: Ilmuwan Selidiki Penyebab Varian Omicron Punya Banyak Mutasi

Saat gigi pertama bayi mulai muncul di sekitar usia 6 bulan, Anda bisa dengan rutin membersihkan gigi bayi setiap setelah bayi menyusu. Gigi susu bayi yang baru muncul sudah bisa mengalami kerusakan. Untuk menghindarinya, jangan membiasakan pemberian susu dengan dot untuk menidurkan bayi. Sebab bila Anda melakukannya, gula dari susu dapat menempel pada gigi bayi selama berjam-jam.

Pemeriksaan dengan dokter gigi juga penting guna memastikan semua gigi anak tumbuh normal dan tidak mengalaim masalah.

baca juga: Tidak Hanya Asma, Ini Penyebab-penyebab yang Bisa Sebabkan Sesak Napas

Editor: Ramadhani