Anda Sering Buang Air Kecil di Malam Hari? Kenali Kondisi Ini

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Sering buang air kecil di malam hari hingga menganggu waktu tidur? Dalam medis, kondisi ini disebut nokturia.

Menurut Health, keadaan ini dapat disebabkan oleh berbagai hal, mulai dari kebiasaan gaya hidup hingga kondisi masalah medis lainnya.

baca juga: Buah Baik untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Juga Bisa Membawa Akibat Buruk

Hal yang perlu dicatat, nokturia merupakan gejala bukanlah penyakit. Berikut beberapa faktor pemicu nokturia:

1. Pembesaran prostat

baca juga: Tape Ketan Bisa Jadi Cemilan Sehat, Ternyata Ini Sejumlah Manfaatnya

Semakin bertambahnya usia, kelenjar prostat semakin membesar hingga menyebabkan aliran urin menjadi tersumbat atau terhambat. Kondisi ini disebut benign prostatic hyperplasia (BPH).

Nokturia merupakan gejala yang umum dari BPH.

baca juga: Jaga Keuangan Anda Tetap Sehat, Ingat 3 Langkah Ini

2. Disfungsi kandung kemih

Masalah kandung kemih dapat terjadi pada pria atau wanita. Seiring bertembahnya usia, dinding kandung kemih meregang dan tidak dapat menyimpan banyak urin, sehingga menyebabkan nokturia.

baca juga: Kembali Selidiki Asal Usul Virus Corona Hingga Jadi Pandemi, WHO Bentuk Tim SAGO

"Ini juga dikenal sebagai volume kandung kemih berkemih (siklus pengisian dan pengosongan kandung kemih) rendah," jelas Mark Ellerkmann, MD, direktur Pusat Uroginekologi di Mercy Medical Center, Baltimore.

3. Diabetes

Nokturia pada penderita diabetes disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor, termasuk pembengkakan dan kerusakan saraf diabetik.

Studi kecil tahun 2020 di Journal of Wound, Ostomy, and Continence Nursing menemukan wanita yang sudah lansia penderita diabetes lebih mungkin mengalami nokturia daripada penderita diabetes yang lebih muda.

4. Sindrom nyeri kandung kemih (Interstitial cystitis)

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC), interstitial cystitis (IC) adalah kondisi nyeri kronis pada kandung kemih yang sering disertai peradangan pada dinding kandung kemih.

Orang yang didiagnosis IC melaporkan peningkatan nokturia.

5. Obat-obatan

Ada beberapa obat yang dapat menyebabkan nokturia, seperti obat diuretik. beberapa obat jantung hingga penstabil suasana hati.

Editor: Eko Fajri