Sebut Dirinya Menjunjung Tinggi Hukum, Ahmad Dhani : Kalau Ada Sesuatu Gue Sampai Masuk Penjara, Berarti...

Ahmad Dhani
Ahmad Dhani (YouTube/Deddy Corbuzier)

KLIKPOSITIF - Meski sempat dipenjara dalam ujaran kebencian, namun musisi Ahmad Dhani menyebut jika dirinya adalah orang yang menjunjung tinggi hukum.

"Gue itu orang yang bener-bener menjunjung tinggi hukum. Makanya kalau saya sampai dihukum itu, ada sesuatu di luar itu. Makanya kalau ada sesuatu gue sampai masuk penjara, berarti ada sesuatu yang gak bener," ujar Ahmad Dhani dalam padcast Deddy Corbuzier yang diunggah di Youtube pada Sabtu 25 September 2021.

baca juga: Kalah Taat Beribadah Dibanding Ibunya, Ahmad Dhani : Mamaku Lebih Taat, Padahal Mualaf

Ahmad Dhani yakin jika vonis hakim pada dirinya saat itu adalah vonis yang keliru. Bahkan menurutnya, warga binaan yang berada dalam penjara bersamanya saat itu banyak yang tidak percaya dengan kasusnya, sehingga Ahmad Dhani selamat dan tak pernah dipukul selama dalam penjara.

"Gue divonis memberikan ujaran kebencian kepada etnis Tionghoa dan umat Kristiani. Kalau vonis itu benar, mungkin gue bisa mengalami hal yang sama dengan M Kace. Tapi ternyata gue berhasil membuktikan kepada semuanya, nggak cuma orang dalam penjara, bahwa vonis hakim itu salah. Krena apa, karena vonis itu tidak memberikan efek pada orang-orang di sekitar gue," ujar Ahmad Dhani .

baca juga: Bukan Untuk Keperluan Pribadi, Ivan Gunawan Janji Gunakan Uang Hadiah Rp500 Juta Untuk Tujuan Mulia Ini

Ahmad Dhani menyebut, dalam penjara banyak juga orang China dan orang beragama non muslim, namun semuanya bisa dijadikan teman.

"Yang di dalam penjara, China yang jagoan juga banyak, Kristen yang jagoan juga banyak. Kalau misalnya hakim itu benar-benar tajam memberikan vonis kepada gue, bahwa gue adalah orang yang memberikan ujaran kebencian kepada etnis Tionghoa dan umat Kristiani, kemungkinan besar di sana gue digebukin juga," lanjut Ahmad Dhani .

baca juga: Sebut Deddy Corbuzier Sebagai Dewa, Ivan Gunawan : Lu Sakit, Dengkul Gue Ampe Lemes Deh

Editor: Haswandi