Selain Pada Organ Penting, Merokok Ternyata Juga Berdampak Buruk Pada Otot

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Merokok merupakan penyebab nomor satu dari berbagai penyakit kronis. Ternyata efek merokok juga dialami oleh sebagian besar sel tubuh, termasuk sel otot.

Kerusakan otot akibat rokok mungkin tidak menimbulkan masalah kesehatan yang serius, tetapi hal tersebut dapat menurunkan kualitas aktivitas fisik seseorang secara keseluruhan. Berikut efek merokok pada otot yang perlu diketahui:

baca juga: Buah Baik untuk Kesehatan, Tapi Berlebihan Juga Bisa Membawa Akibat Buruk

Menurunkan kemampuan beraktivitas

Kesehatan pembuluh darah merupakan suatu hal yang vital bagi individu untuk dapat beraktivitas secara optimal. Pengaruh buruk rokok pada otot selanjutnya berkaitan dengan hal ini. Jika Anda merokok, kandungan rokok , seperti nikotin dan karbon monoksida, dapat membuat darah menjadi "lengket" dan arteri menyempit. Penyempitan arteri ini dapat mengurangi aliran darah ke jantung, otot, dan organ tubuh lainnya sehingga membuat aktivitas fisik terasa begitu melelahkan. Selama berolahraga, aliran darah membantu meningkatkan suplai oksigen ke otot Anda. Jika otot tidak mendapatkan cukup oksigen, tubuh Anda tidak dapat bekerja dengan baik.

baca juga: Tape Ketan Bisa Jadi Cemilan Sehat, Ternyata Ini Sejumlah Manfaatnya

Menghambat pertumbuhan sel otot

Merokok juga berpeluang untuk menghambat tumbuhnya otot yang dibentuk dari latihan fisik. Ini karena pada dasarnya peningkatan massa otot membutuhkan regenerasi sel otot baru yang optimal. Banyak penelitian menunjukkan bahwa kerusakan pada otot akibat merokok diakibatkan oleh beberapa hal, seperti:

baca juga: Anda Sering Buang Air Kecil di Malam Hari? Kenali Kondisi Ini

terganggunya metabolisme otot,

meningkatnya peradangan dan stres oksidatif yang terjadi, dan

baca juga: Kembali Selidiki Asal Usul Virus Corona Hingga Jadi Pandemi, WHO Bentuk Tim SAGO

kerja gen yang memicu atrofi (pengerutan) otot jadi berlebihan.

Menurunkan kekuatan otot

Rokok juga memiliki pengaruh buruk pada kekuatan otot. Jika Anda adalah seorang perokok, otot Anda mungkin tidak akan sekuat saat sebelum menjadi perokok. Hal tersebut terbukti dalam sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of Preventive Medicine & Public Health . Studi tersebut mengamati pengaruh rokok terhadap kekuatan otot pada ribuan pria di Jepang selama kurang lebih 13 tahun. Hasilnya, kekuatan otot para pria perokok lebih lemah dibandingkan mereka yang tidak merokok. Kelemahan otot tersebut khususnya terjadi pada otot cengkraman.

Meningkatkan risiko cedera otot saat olahraga

Salah satu pengaruh rokok pada otot adalah peningkatan risiko keseleo atau cedera otot. Ini karena otot seorang perokok lebih mudah lelah daripada mereka yang tidak merokok. Canadian Chiropractic Association menyebutkan bahwa rokok memiliki pengaruh buruk bagi tubuh dengan mengurangi kemampuan tubuh untuk memperbaiki diri. Akibatnya, para perokok menjadi lebih mudah terkena peradangan otot sehingga cenderung lebih mudah lelah dan sakit.

Editor: Ramadhani