Modul Pelatihan Akhlak Melalui Medsos Bisa Jadi Pilihan Untuk Jangkau Generasi Z

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Modul pelatihan akhlak melalui media sosial, seperti TikTok, bisa menjadi pilihan untuk menjangkau anak-anak muda atau generasi Z. Apalagi, jika dikaitkan dengan bonus demografi 2030 dengan zaman digital yang tak terelakkan.

"Khawatir modul nanti tidak terbaca oleh mereka, kecuali kita transformasikan ke medsos seperti TikTok," ujar Prof Dr H Abdul Mujib MAg MSi, Guru Besar Psikologi UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, saat Focus Group Discussion (FGD) bertema Penguatan Literasi Metodologi Penyusunan Buku Pedoman dan Modul Training, dilansir dari laman MUI .

baca juga: Gus Baha: Ada 2 Unsur dalam Shalawat, Penyelamat Pembacanya pada Hari Kiamat

Menurut dia, isi modul harus bisa memprediksi masa depan yang merupakan milik generasi Z.

"Akhlak nanti bisa masuk ke zaman online ini, bonus demografi tahun 2030," kata dia.

baca juga: Terungkap, Ini Penyebab Munculnya Asap Berbau dari Tanah di Tanjuang Batuang Agam

Mujib pun menguraikan problem dalam pemahaham akhlak. Masalah pertama, makna karakter atau akhlak dipersempit menjadi hanya persoalan sopan santun.

Mujib pun mengungkapkan, banyak orang punya kepribadian atau personalitas tapi tidak berkarakter atau berakhlak.

baca juga: Fatwa MUI: Vaksin Covid-19 Produksi Anhui Halal

"Kepribadian tidak terkait baik buruk," kata dia.

Masalah lainnya adalah akhlak dilihat dari satu dimensi, bukan multidimensi, yakni agama , sosial, psikologis. Problem terakir yang dia ungkapkan, akhlak dipahami hanya kognitif, belum masuk pada ranah afektif dan motorik.

baca juga: Wamenag: Dakwah Itu Membina, Bukan Menghina

Editor: Eko Fajri