Ada Rasa Sakit dan Nyeri Buang Air Kecil Saat Haid? Waspada Bahaya Penyakit Ini

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Rasa sakit dan nyeri buang air kecil bisa menjadi tanda dari beberapa kondisi kesehatan , baik normal maupun serius. Namun jika Anda merasa nyeri buang air kecil selama menstruasi, hal tersebut bisa menjadi kondisi yang perlu diwaspadai.

Melansir dari Healthshots, Dr Pratima Thamke, Konsultan Obstetri dan Ginekolog, Motherhood Hospital, Kharghar mengatakan bahwa buang air kecil yang menyakitkan disebut dengan disuria.

baca juga: Kenapa Creatine Digunakan Atlet dan Tidak Termasuk Doping?

"Kencing yang menyakitkan juga dikenal sebagai (disuria), kondisi saat ada rasa sakit yang hebat, ketidaknyamanan, atau sensasi terbakar saat buang air kecil. Ketidaknyamanan akan ada di mana urin keluar dari tubuh seseorang," kaya dokter Thamke.

Lebih lanjut, Thamke mengatakan bahwa jika Anda telah didiagnosis dengan endometriosis, maka buang air kecil saat menstruasi bisa menyakitkan.

baca juga: Politisi NasDem: Jangan Hanya Fokus Penanganan Pandemi Covid-19, Imunisasi Dasar Lengkap Penting

"Implan endometriosis dapat berdarah sebagai respons terhadap perubahan hormon siklus tersebut dan tidak ada cara bagi darah untuk keluar. Dengan demikian, jaringan parut menumpuk dan menyebabkan rasa sakit yang menyiksa di daerah panggul yang juga menutupi kandung kemih dan rektum," ujar dokter Thamke.

"Tidak hanya itu, darah yang ada di daerah panggul tidak dapat keluar karena darah yang salah tempat mengundang iritasi pada tubuh bersama dengan kista endometriosis. Dengan demikian, kandung kemih dan rektum mendapat tekanan dan seseorang cenderung mengalami rasa sakit," imbuhnya.

baca juga: Belum Juga Vaksinasi COVID-19, Djokovic Kini Juga Terancam Gagal Berpartisipasi di Roland Garros

Namun bukan hanya endomtriosis yang menyebabkan buang air kecil sakit. Buang air kecil yang menyakitkan saat menstruasi dapat mengindikasikan infeksi saluran kemih (ISK).

ISK dapat disebabkan oleh infeksi bakteri. Bisa juga karena peradangan pada saluran kemih. Selain nyeri saat buang air kecil, gejala ISK lainnya bisa meliputi demam, kelelahan, kram, iritasi vagina, urin berbau, nyeri perut, dan lain sebagainya.

baca juga: Darul Siska Pertanyakan Harga Obat Diatas HET, Minta Kemenkes Turun Tangan

Selain ISK, Anda juga mungkin mengalami rasa sakit saat buang air kecil jika terkena infeksi menular seksual (IMS). IMS juga dapat menyebabkan gejala seperti keluarnya cairan yang tidak biasa dari vagina, sakit saat buang air kecil, kutil dan lecet di sekitar alat kelamin, pendarahan vagina yang tidak biasa, dan rasa gatal yang terbakar.

"Sangat penting untuk memperhatikan gejala-gejala ini, Anda perlu menganggapnya serius dan segera kunjungi dokter untuk mencari perawatan yang tepat sebelum kondisinya semakin memburuk," saran Dr Thamke.

Editor: Eko Fajri