Peneliti Ungkap Virus Corona Bisa Timbulkan Gabungan Antar 2 Varian, Bisa Jadi Covid-19 "super"

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Kelompok penasihat ilmiah (SAGE) Inggris telah melakukan penelitian yang menunjukkan virus corona Covid-19 bisa menimbulkan gabungan antar 2 varian Covid-19 yang membuat situasi pandemi lebih buruk.

Jika beberapa jenis virus corona Covid-19 bergabung menjadi satu varian baru, SAGE memperingatkan varian Covid-19 "super" ini bisa jauh lebih mematikan daripada varian virus corona yang sebelumnya dihadapi.

baca juga: Kasus Covid-19 Sepekan Terakhir Menurun, Apakah PPKM Masih Lanjut?

SAGE mengatakan munculnya gabungan varian Covid-19 semacam itu adalah dugaan yang realistis. Bahkan, gabungan vaksin Covid-19 nantinya mungkin akan berdampak pada tingkat kematian akibat virus corona Covid-19.

Saat ini, tingkat kematian akibat virus corona Covid-19 tetap realtif rendah atau kurang dari 5 orang pada setiap 100 orang yang tertular. Beberapa ahli pun mengatakan tingkat kematian ini bisa meningkat seiring ditemukannya gabungan antar varian Covid-19.

baca juga: Tidur Siang Sangat Penting bagi Pertumbuhan Anak, Ini Manfaatnya

Tingkat kematian yang melonjak akibat varian Covid-19 gabungan nantinya itu mencerminkan wabah SARS dan MERS yang terlebih dahulu. Tingkat kematian untuk virus-virus tersebut masing-masing sekitar 10 dan 30 persen.

Dr Simon Clarke, seorang profesor mikrobiologi seluler di University of Reading, mengatakan gabungan antara dua varian virus memang sangat jarang terjadi. Tapi, Dr Simon tak memungkiri bahwa peristiwa rekombinasi varian Covid-19 itu memang bisa terjadi.

baca juga: Pernah Mengalami Ereksi Spontan? Ereksi Tanpa Rangsangan Seksual, Ini yang Perlu Anda Diketahui

"Ada beberapa hasil potensial dari temuan ini, tapi tidak ada alasan yang membuktikan secara kuat bahwa gabungan dua varian Covid-19 nantinya lebih mematikan," kata Dr Simon dikutip dari Express.

Jika gabungan varian Covid-19 ini sama mematikannya dengan MERS dan SARS, gabungan dua varian virus ini bisa menghasilkan tingkat kematian 10 hingga 30 kali lipat dibandingkan sekarang ini.

baca juga: Anda Sering Menderita karena Sariawan, Ini Obat Alami untuk Mengobatinya

"Hal itu belum tentu terjadi, tapi juga bukan berarti tidak akan pernah terjadi. Namun, sebagian besar perubahan akan menjadi perubahan yang jauh lebih luas atau lebih halus dalam kode genetik," jelasnya.

Sayangnya, makalah penelitian ini hanya menganalisis tingkat kemarian virus secara alami. Penelitian ini tidak mempertimbangkan vaksin Covid-9 yang sudah menjadi kunti utama dalam mengendalikan kasus kematian serta rawat inap.

Editor: Eko Fajri