Apa Itu Gas Tertawa? Ini Sejarah, Penjelasan, Hingga Efek yang Ditimbulkan

.
. (Net)

KLIKPOSITIF - Gas ketawa salah satu senyawa kimia yang digunakan dengan tujuan tertentu dalam kehidupan.

Nah, spakah anda sudah sering mendengar "gas ketawa"? Apa yang Anda ketahui tentang gas ketawa dan bagaimana Anda tahu cara kerja gas ketawa itu? Apa manfaat dari gas ketawa tersebut? Adakah efek sampingnya menghirup gas ketawa?

baca juga: Pasokan Melimpah, PLN Siap Suplai Listrik Tanpa Kedip ke Pabrik Baterai EV Terbesar di ASEAN

Di Tilburg , Belanda, pemerintah daerah setempat baru-baru ini telah memberlakukan larangan total terhadap gas tertawa.

Penggunaan rekreasi, membawa dan menjual gas tertawa tidak lagi diperbolehkan. Larangan itu berlaku hampir di seluruh kota. Perguruan tinggi dengan demikian mengantisipasi peraturan nasional untuk nitrous oxide. Berkel-Enschot, Udenhout dan beberapa kawasan industri tidak tercakup dalam larangan tersebut.

baca juga: Vietnam Setuju Penggunaan Vakzin Asal Kuba

Kotamadya Tilburg telah menetapkan dua area besar di mana tidak ada gas tawa yang dapat digunakan untuk rekreasi sejak minggu ini. Kepemilikan ampul dan tangki gas tawa juga tidak lagi diperbolehkan, seperti penjualannya. Ini juga berlaku untuk acara di kotamadya.

Dilansir dari p4tkipa.kemdikbud , dalam sejarahnya gas ketawa biasa dikenal sebagai laughing gas , si pembuat ketawa (the giggles), atau gas bahagia (happy gas ).

baca juga: Pacu Ekonomi Daerah, Menteri ESDM Resmikan 17 Titik BBM Satu Harga

Sejarah

Joseph Priestley Lahir di sebuah daerah dekat Leeds, Inggris pada tanggal 13 Maret 1733, Priestley sebetulnya tidak pernah belajar sains secara formal. Namun, Priestley merupakan orang yang selalu gigih dalam belajar sesuatu. Sikapnya yang toleran dan liberal menjadi salah satu modal kesuksesannya.

baca juga: Perjanjian Bantuan Hukum Timbal Balik antara Indonesia dan Swiss Resmi Berlaku

Modal itu termasuk cara berpikirnya yang selalu ingin tahu dan tidak pernah puas atas sebuah karya. Hal ini terbukti dari tahun-tahun kehidupannya yang tidak pernah sepi dari prestasi, termasuk beberapa tulisan yang dihasilkan dari cabang ilmu yang berbeda-beda. Gas ketawa adalah penemuan Priestley lainnya.

Boleh dibilang, gas ketawa adalah salah satu penemuan yang ditemukan Priestley secara tidak sengaja. Ketertarikannya yang semakin menjadi terhadap sains mendorongnya merancang sebuah alat yang mengandung merkuri.

Alat tersebut dipanaskan dengan bantuan sinar matahari yang dilewatkan pada kaca pembesar sehingga dihasilkan sinar fokus berenergi tinggi yang mampu menghasilkan panas. Pemanasan tersebut menghasilkan gas -gas yang beraneka, termasuk di antaranya gas dinitrogen monoksida atau gas ketawa. Tidak perlu waktu lama hingga orang-orang mengenal penemuannya tersebut, mengingat gas ini menyebabkan siapapun yang menghirupnya akan tertawa terbahak-bahak.

Joseph Priestley pertama kali mensintesis nitrous oxide pada tahun 1772 dengan mengumpulkan gas yang dihasilkan dari percikan asam nitrat di atas serbuk besi, bagaimanapun, nitrous oxide biasanya diproduksi menggunakan metode Humphry Davy dengan memanaskan amonium nitrat perlahan untuk menguraikannya menjadi nitrous oksida dan uap air:

2NO + H2O + Fe N2O + Fe(OH)2

NH4NO3 (s) 2 H2O(g) + N2O(g)

Mengenal Lebih jauh tentang Gas Ketawa

Gas Ketawa secara kimia dikenal dengan senyawa Dinitrogen Oksigen, Rumus kimianya N2O. Pada suhu ruang berwujud gas tidak berwarna dan tidak mudah terbakar. Jika terhirup akan terasa aroma dan berasa manis. Jika Anda penyuka mobil balap atau penggemar automotif, sudah tidak aneh lagi mendengar NOS (Nitrous Oxide System), dengan dinitrogen oksida dapat mempercepat kecepatan mobill dan mendorong proses pembakaran dalam mesin.

Perlu diketahui juga jika gas ini terhirup, dapat timbul gejala-gejala yang diawali dengan histeria secara perlahan, eforia (rasa senang berlebihan), dan terkadang diakhiri dengan tertawa terus menerus. Itulah sebabnya zat berwujud gas ini disebut gas ketawa. Sebagaimana diketahui bahwa gas ketawa ini ditemukan oleh Joseph Priestley pada tahun 1772. Sifat-sifat dari gas ketawa ini, kemudian diteliti lebih mendalam oleh Sir Humphry Davy pada tahun 1799. Sir Humphry Davy dalam keadaan sadar mencelupkan kepalanya ke dalam 57 liter dinitrogen monooksida hingga tak sadarkan diri. Setelah sadar ia berkata, "Nothing Exists But Thoughts!". Davy menyamakan efek gas ketawa dengan keracunan tingkat tinggi, seperti opium atau alkohol.

Tahukah Anda jika gas ini pada suhu yang tinggi dapat bertindak sebagai oksidator sehingga biasanya dimanfaatkan dalam pembekaran roket dan motor balap agar mengeluarkan tenaga yang lebih besar. Gas ini juga biasanya digunakan sebagai penanda bagi ranjau yang gagal atau belum meledak

Selain manfaat yang dirasakan, ternyata N2O ini salah satu gas pencemar udara yang dapat menimbulkan efek rumah kaca. Hal ini karena N2O ini di udara akan berlanjut bereaksi dengan oksigen membentuk NO yang dapat mencemari atmosfer.

Sesuai dengan sifatnya yang dapat memberi efek tertawa dalam keadaan setengah sadar, gas ketawa pada awalnya banyak dikonsumsi untuk kebutuhan hiburan. Orang-orang teater menggunakan zat ini sebagai bahan perangsang tertawa untuk mengocok perut penonton. Sang aktor komedi mengisap sedikit gas ketawa hingga tertawa-tawa, dan penonton dengan polosnya ikut tertawa pula. Padahal, sebenarnya bisa jadi tidak ada pertunjukan yang lucu. Pada tahun 1820 diketahui gas ketawa juga sering digunakan dalam suatu pesta ketawa.

Gas ketawa sebagai anestetik

Perlahan-lahan seiring dengan kemajuan teknologi, gas ketawa mulai dilirik dunia kedokteran gigi. Dipelopori Horace Wells pada tahun 1844, hingga saat ini gas ketawa digunakan sebagai obat pemati rasa dalam operasi bedah. Gas ketawa digunakan di bidang kedokteran karena memiliki efek membius (anestesia).

Penggunaan gas ketawa dalam operasi bedah sama berbahayanya dengan manfaatnya. Jika dihirup berlebihan, gas ketawa dapat menimbulkan kerusakan syaraf permanen, bahkan dapat mengakibatkan kematian. Para dokter harus benar-benar memperhitungkan efek penggunaan gas ketawa yang berlebihan. Walaupun di dalam tubuh gas ketawa tidak mengikat oksigen dan hemoglobin, gas ketawa dapat bergerak bebas di dalam darah dan mengkontaminasi paru-paru. Jika kita menghirup langsung dari tabung, kita akan terkena risiko kerusakan pita suara, kecemasan, kerusakan otak, tertawa berlebihan, pingsan, bahkan berujung kematian.

Efek samping

Ini adalah salah satu penyebab utama untuk efek samping yang serius dari gas tertawa. Jika seseorang menghirup untuk jangka waktu lama, laju pernapasan dapat melambat, sehingga mempengaruhi pasokan udara ke paru-paru. Kekurangan oksigen juga dapat menyebabkan kerusakan otak.

Kondisi ini juga dapat menyebabkan koma. Jika muntah dan kehilangan kesadaran, ada kemungkinan tersedak dan bahkan kematian. Gas tertawa dianggap sebagai obat penenang yang relatif lebih aman, tetapi dapat menyebabkan beberapa efek samping, jika diberikan dalam dosis yang sangat tinggi atau untuk waktu yang sangat lama. Seperti disebutkan sebelumnya, mual merupakan salah satu efek samping gas tertawa. Jika lebih dari 90% dari campuran terdiri dari gas tertawa, maka pasien dapat kehilangan kesadaran dan ada kesempatan yang sangat baik dari otak atau kerusakan organ, karena kekurangan oksigen (sesak napas). Efek samping lain yang mungkin adalah pneumonia, infeksi luka bedah dan bahkan serangan jantung. Gas nitrous harus melalui resep dokter atau profesional kesehatan yang berkualitas.

Editor: Eko Fajri