Beli Karpet Sultan di Turki Seharga 101 Juta Rupiah, Nikita Mirzani : Untung Gue Duitnya Banyak

Nikita Mirzani melihat karpet yang akan dibelinya
Nikita Mirzani melihat karpet yang akan dibelinya (Youtube/Crazy Nikmir REAL)

KLIKPOSITIF - Artis Nikita Mirzani membeli karpet sultan di Istanbul Turki dengan harga yang sangat fantastis.

Dalam video yang diunggah di Youtube Crazy Nikmir REAL pada Kamis 22 Juli 2021, harga karpet yang dijual di salah satu toko internasional di Turki itu mencapai 15.660 Dollar Amerika, atau setara dengan Rp227.738.940.

baca juga: Mengaku Tak Pernah Hubungi Kiwil Semenjak Ketuk Palu, Rohimah : Aku Orangnya Gak Mau Cerewet

Namun Nikita Mirzani beruntung, karena penjual karpet itu bersedia memberi diskon khusus jika Nikita Mirzani mau share video karpet di toko nya.

Nikita Mirzani pun tak keberatan dengan permintaan itu, lalu mendapatkan diskon hingga menjadi 7 ribu dollar atau sekitar Rp101 juta.

baca juga: Sebut Dirinya Jadi Artis Karena Terjerumus, Charly Van Houten : Aku Lebih Senang Memang Berkarya Aja

"Ini karpet harganya 15.660 Dolar Amerika, karena ini international store, jadi ini harga aslinya. Tapi babah kasih diskon jadi 7 ribu dollar. Ya, ini pakai debit ya, bukan credit card. Lunas," tutur Nikita Mirzani .

Nikita Mirzani juga sangat beruntung memiliki uang yang banyak, sehingga tidak ragu untuk belanja.

baca juga: Nikita Mirzani Beli Sendal Seharga Rp13 Juta, Ini Komentar Netizen

"Untung gue duitnya banyak, jadi kalau mau beli apa-apa tinggal beli, tinggal beli, tinggal beli, tinggal beli. Ga usah mikir karpet 100 juta aja dibeli," ucap Nikita Mirzani .

Nikita Mirzani menilai, original dan seni motifnya membuat harga karpet itu menjadi mahal.

baca juga: Sebut Deddy Corbuzier Sebagai Dewa, Ivan Gunawan : Lu Sakit, Dengkul Gue Ampe Lemes Deh

"Tapi itu keren. Kalau di Jakarta mungkin itu harganya bisa tiga kali lipat dari harga yang di sini. Karena itu hangat, original, jadi jangan lihat harganya. Tapi lihat seninya, art-nya, yang keren gak bisa dapatin di mana-mana," jelas Nikita Mirzani .

Editor: Haswandi