Hati-Hati, Makan Terlalu Cepat Bisa Sebabkan Banyak Gangguan

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Makan terlalu cepat ternyata bisa berdampak beberapa gangguan, baik pada pencernaan atau metabolisme.Penelitian menunjukkan bahwa cara makan terbaik yakni menikmatinya pelan-pelan.

Dilansir dari hellosehat, jika menghabiskan makanan dalam waktu 10 menit atau bahkan kurang dari itu, berarti Anda makan terlalu cepat. Berikut ini sejumlah bahaya jika makan terlalu cepat:

Meningkatkan kadar kalori

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam The Journal of the American Dietetic Association mengungkap bahwa mereka yang makan cepat-cepat cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dibanding mereka yang makan pelan-pelan. Dalam studi tersebut, mereka yang mengonsumsi makanan cepat-cepat melaporkan bahwa tingkat kepuasan mereka tidak setinggi ketika mereka mencoba untuk makan pelan-pelan. Maka, Anda yang sedang ingin mengurangi kadar kalori atau mengurangi berat badan sebaiknya mulai makan lebih lambat dari biasanya.

Tersedak

baca juga: Ini Pengobatan Rumahan yang Dapat Meredakan Gejala Gatal pada Miss V

Saat Anda makan cepat-cepat, Anda berisiko tersedak karena makanan belum dikunyah secara sempurna. Meskipun tersedak merupakan kejadian yang cukup umum, sebaiknya jangan menyepelekan kasus ini. Apabila makanan tersangkut di kerongkongan, saluran napas Anda akan terhambat dan Anda jadi tak bisa bernapas. Jika tidak ditangani dengan baik, hal ini bisa menyebabkan kematian. Bahkan mungkin sejak kecil orang tua Anda sudah pernah mengingatkan untuk tidak makan cepat-cepat, jadi sebaiknya Anda mengindahkan nasihat klasik dari orang tua yang satu ini.Pencernaan bekerja terlalu keras

Hampir sama dengan kasus tersedak, kalau Anda mengonsumsi cepat-cepat, biasanya makanan belum dilumatkan sampai halus di mulut Anda. Anda pun akan menelan makanan yang masih keras. Akibatnya, usus harus bekerja jauh lebih keras untuk melumatkan dan mencerna makanan. Jika organ pencernaan bekerja terlalu keras, usus kesulitan untuk membersihkan diri dan meregenerasi sel-sel yang membantu penyerapan nutrisi dalam tubuh. Besar kemungkinan makanan tidak tercerna dan terserap tubuh dengan maksimal sehingga meninggalkan sisa-sisa zat dan racun dalam tubuh Anda.

baca juga: Penelitian: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Bisa Berikan Tingkat Perlindungan 88 Persen

Makan terlalu banyak

Tubuh Anda sebenarnya memiliki sistem sendiri untuk mengingatkan bahwa Anda sudah cukup asupan. Sistem saraf dan hormon yang bekerja dalam saluran pencernaan Anda akan mengirimkan sinyal pada otak bahwa Anda sudah kenyang. Meski demikian, jika Anda mengonsumsi makanan cepat-cepat, otak belum sempat menerima peringatan dari saluran pencernaan bahwa Anda sudah kenyang. Akibatnya, meskipun Anda sudah cukup asupan, Anda belum merasa kenyang juga.

baca juga: Agar Sayuran Tidak Kehilangan Gizi, Begini Cara Memasaknya

Editor: Ramadhani