Sebaiknya Jangan Berbagi Komputer, Peniliti Ungkap Keyboard Dipenuhi Bakteri

Keyboard
Keyboard (net)

KLIKPOSITIF - Penelitian dari Swinburne University of Technology, Australia, menemukan bahwa keyboard komputer dapat mengandung bakteri yang tinggi. Potensi bakterinya bakal meningkat jika komputer tersebut berbagi dengan orang lain.

Studi yang dilakukan peneliti Universitas Arizona juga menunjukkan bahwa rata-rata dekstop memiliki bakteri 400 kali lebih banyak daripada rata-rata dudukan toilet. Selain itu, studi juga membuktikan bahwa meja kerja wanita cenderung lebih banyak mengandung bakteri daripada meja milik pekerja pria.

baca juga: Ini Pengobatan Rumahan yang Dapat Meredakan Gejala Gatal pada Miss V

Penelitian dari Arizona ini mengambil sampel dari kantor di seluruh Amerika Serikat, dilansir center4research.org. Ada juga penelitian lainnya dari Chicago's Northwestern Memorial Hospital bahwa dua jenis bakteri yang resisten terhadap obat, yakni Vancomycin-resistant Enterococcus faecium (VRE) dan methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA), dapat bertahan higga 24 jam di keyborad.

Sementara bakteri lain yang umum tetapi kurang mematikan, Pseudomonas aeruginosa, dapat bertahan selama satu jam. Sebagian besar bakteri yang ditemukan oleh para peneliti adalah jenis yang cenderung hidup pada manusia, biasanya di kulit, mulut, dan saluran hidung. Jadi, kemungkinan besar bakteri tersebut berasal dari tangan kita.

Meskipun banyak dari bakteri ini tidak akan menyakiti tubuh kecuali jika sistem kekebalan kita lemah karena menderita penyakit lain, bakteri masih dapat menginfeksi dari luka kecil di jari. Tindakan pencegahan yang baik adalah mencuci tangan sebelum dan sesudah menggunakan komputer, telepon, atau peralatan lain yang digunakan bersama, serta mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

baca juga: Penelitian: Satu Dosis Vaksin AstraZeneca Bisa Berikan Tingkat Perlindungan 88 Persen

Makan di depan komputer juga lebih baik dihindari, terutama jika berbagi dengan orang lain. Saat kita makan dan mengetik, ada kemungkinan besar kita memindahkan bakteri dari mulut ke keyboard. Belum lagi, remah-remah yang bisa masuk ke sela-sela keyboard.

Editor: Ramadhani