Orang Seperti Apa yang Akan Anda Cintai? Coba Tes Kepribadian yang Satu Ini

Garis Tangan.
Garis Tangan. ((Your Chinese Astrology))

KLIKPOSITIF - Anda mungkin bertanya-tanya, orang seperti apa yang akan Anda cintai dan menjadi jodoh Anda kelak? Jika Anda penasaran, coba lakukan tes kepribadian yang satu ini, yang menggunakan garis tangan Anda.

Ya, garis tangan diyakini oleh sebagian orang dapat membaca masa depan, termasuk siapa yang akan menjadi teman hidup atau jodoh Anda.

baca juga: Ini Tips Cara Sederhana Meningkatkan Kecerdasan Emosional

Caranya, satukan kedua telapak tangan dan lihat posisi garis jantung di kedua telapak tangan Anda. Garis jantung adalah garis horisontal di bagian atas telapak tangan. Garis ini dipercaya menandakan stabilitas emosi, kehidupan asmara, depresi dan kesehatan jantung.

Dilansir dari Your Chinese Astrology, ini dia penjelasannya.

baca juga: 4 Zodiak Ini Punya Karakter Cepat Kehilangan Minat dalam Hubungan

Garis Jantung Kiri Lebih Tinggi daripada yang Kanan

Jika garis jantung di telapak tangan kiri Anda lebih tinggi daripada yang di kanan, Anda mungkin akan jatuh cinta dengan orang yang lebih muda dari Anda atau yang berasal dari negara lain. Anda cukup mandiri dan memiliki tujuan, dan sering mengatasi kesulitan dengan mudah.

baca juga: Zodiak Ini Dikenal Rendah Hati, Apa Kamu Termasuk?

Garis Hati pada Posisi yang Sama di Kedua Telapak Tangan

Jika garis hati di kedua telapak tangan Anda berada pada posisi yang sama, itu berarti Anda tenang dan berakal sehat, dan tidak menyukai perubahan tajam dalam hidup. Selain itu, Anda bijaksana, lembut, dan sangat mungkin jatuh cinta dengan teman di sekitar.

baca juga: Miliki Karakter Baik, Zodiak-zodiak Ini Selalu Membuat Orang di Sekelilingnya Tersenyum

Garis Jantung Kanan Lebih Tinggi daripada yang Kiri

Jika garis hati di telapak tangan kanan lebih tinggi daripada yang di kiri, Anda mungkin menemukan pasangan hidup yang lebih tua dari Anda. Anda pandai menangani cinta dan romansa, memiliki indra keenam yang akurat, dan jarang membuat kesalahan.

Editor: Eko Fajri