Ratusan Orang Terjangkit DBD di Pasaman

Nyamuk Aedes Aegypti
Nyamuk Aedes Aegypti (Net)

PASAMAN , KLIKPOSITIF -- Sebanyak 105 orang terjangkit penyakit Demam Berdarah Dengue ( DBD ) di Kabupaten Pasaman , data itu tercatat merupakan kasus yang terjadi dalam kurun waktu dari Januari hingga Oktober 2016.

Kepala Bidang Penanggulangan Masalah Kesehatan (PMK) Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman , Jonneri Masli mengatakan kasus DBD di Pasaman terbilang meningkat.

baca juga: Olahan Makanan UMKM Binaan PLN UIW Sumbar Tembus Pasar Internasional

"Tahun lalu total warga yang terjangkit DBD mencapai 96 kasus," katanya pada KLIKPOSITIF , Selasa 15 November 2016.

Menurutnya penyebaran penyakit yang disebabkan oleh nyamuk Aedes Aegypti ini telah menyebar, namun ia meminta agar masyarakat tidak panik.

baca juga: Terus Diminati, Pelanggan Premium PLN Semakin Bertambah

"Penyebaran wilayah endemik DBD berada di empat daerah yakni, Kecamatan Lubuk Sikaping, Panti, Rao, dan Rao Selatan. Sekarang sudah menyebar ke Kecamatan Padang Gelugur, Bonjol dan Kecamatan Dua Koto," papar Jonneri.

Ia menyebutkan, penyebab peningkatan wabah penyakit DBD tersebut karena berbagai faktor diantaranya kurangnya kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan sekitar.

baca juga: Atasi Persoalan Mendesak, Demokrat Dorong Sinergitas Pemkab Pasaman dengan RSUD

"Kemudian, banyaknya warga Pasaman yang merantau dan sekolah diluar daerah yang mengindap penyakit DBD , kemudian pulang kampung sehingga mewabah ke warga lainnya," tuturnya kemudian.

Terkait hal itu, pemerintah Kabupaten Pasaman telah melakukan upaya agar penyakit Demam Berdarah ini tidak semakin meluas.

baca juga: Dua Mentri Bakal Ikuti Penobatan Tuanku Bosa Talu XV

"Salah satunya Fogging, pengasapan sarang nyamuk itu sudah dilakukan di sejumlah Kecamatan. Kemudian sosialisasi kebersihan guna mengantisipasi bertumbuhnya sarang nyamuk," kata Jonneri.

[Man St Pambangun]

Penulis: Ocky Anugrah Mahesa