Penelitian Ungkap Tidur Telanjang Baik Bagi Kesehatan Produksi Pria

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Sejumlah pakar kesehatan berpendapat bahwa tidur tanpa celana dalam dapat meningkatkan kesuburan pria. Pasalnya jenis celana dalam yang Anda gunakan sedikit banyak berpengaruh pada kesehatan testis.

Sebagai penghasil sperma, testis dapat menghasilkan sperma dengan kuantitas dan kualitas yang baik jika suhu di sekitarnya tidak lebih tinggi dari suhu tubuh Anda. Ini yang menjadi alasan kenapa testis terletak di luar tubuh. Jika suhu testis terlalu panas, bahkan hanya naik beberapa derajat dari normalnya, testis tidak akan mampu memproduksi sperma dengan optimal.Dilansir dari hellosehat salah satu jenis celana dalam yang dapat meningkatkan suhu di sekitar testis adalah jenis celana dalam ketat atau briefs, termasuk boxer brief. Beberapa peneliti mengungkapkan jika celana dalam ketat menyebabkan aliran darah ke testis terhambat dan membuatnya tidak leluasa bernapas. Akibatnya suhu testis meningkat.

baca juga: Bukan untuk Alat Bantu Seks Wanita, Ini Sebenarnya Fungsi Vibrator

Pada akhirnya, ini bisa menurunkan jumlah sperma yang dihasilkan. Hal ini secara tidak langsung menyebabkan kualitas sperma jadi buruk.

Penurunan kualitas sperma akibat peningkatan suhu ini pun tak hanya terjadi akibat memakai celana dalam ketat di malam hari, namun juga pilihan celana dalam yang Anda pakai sepanjang beraktivitas di siang hari. Penelitian sebelumnya juga telah menunjukkan bahwa paparan suhu panas dan pakaian ketat memiliki dampak negatif pada kesuburan.

baca juga: Ilmuwan Selidiki Penyebab Varian Omicron Punya Banyak Mutasi

Tidur tanpa celana dalam akan membuat testis lebih leluasa untuk bernapas, sehingga testis dapat memproduksi sperma yang sehat tanpa hambatan. Namun begitu, hal ini masih menjadi pro dan kontra. Penelitian lain mengungkapkan bahwa tidak ditemukan dampak dari jenis celana dalam yang dipakai terhadap tingkat kesuburan pria.

Paparan suhu tinggi di area selangkangan akan membuat Anda lebih mudah berkeringat. Seharian memakai celana dalam tanpa memberi organ intim Anda waktu rehat untuk bernapas sejenak dapat menjadi sarang empuk bagi bakteri dan jamur yang memang senang hidup di tempat yang gelap, hangat, dan lembap. Ini membuat Anda lebih rentan mengalami infeksi ragi, yang juga merugikan kesehatan .

baca juga: Tidak Hanya Asma, Ini Penyebab-penyebab yang Bisa Sebabkan Sesak Napas

Melepas celana dalam ketika tidur dapat menjadi salah satu upaya menjaga kebersihan alat kelamin. Selebihnya, baik itu untuk menjaga kesuburan atau kesehatan organ intim secara keseluruhan, usahakan untuk memakai pakaian dalam yang menyerap udara dan keringat selama siang hari, contohnya celana dalam yang berbahan katun.

Editor: Ramadhani