Ini Fakta Dibalik Perceraian Wulan Guritno dan Adilla Dimitri

Wulan Guritno dan Adilla Dimitri
Wulan Guritno dan Adilla Dimitri ((Instagram/@adilladimitrihardjanto))

KLIKPOSITIF - Wulan Guritno dan Adilla Dimitri secara resmi telah dinyatakan bercerai lewat putusan verstek per hari ini, Kamis 8 April 2021. Bercerai baik-baik, kuasa Wulan Guritno menegaskan tak ada perselingkuhan di rumah tangga kliennya.

"Nggak ada (perselingkuhan), jauh jauh itu," ujar Ficky Fernando di Pengadilan Agama Jakarta Selatan, Kamis (8/4/2021).

baca juga: Vicky Prasetyo : Kalau ke Klub Gue Nggak Banyak Ngomong, Tinggal Nyawer Rp 50 Juta, Habis Itu Pulang

Terkait alasan perceraian kliennya, Ficky tak bisa membeberkan ke awak media. Ia menilai ini merupakan masalah pribadi yang tak bisa dibuka di publik.

"Wah saya nggak bisa jawab kalau itu masalah pribadi mereka," beber Ficky.

baca juga: Tak Berbeda dengan Aktivitas pada Tahun Sebelumnya, Ivan Gunawan : Puasa dan Lebaran di Rumah Aja

Bagi Ficky, perceraian mereka sudah kesepakatan bersama. Oleh karena itu komunikasi keduanya masih sangat baik.

"Cuma intinya mereka baik baik aja berdua," jelasnya dilansir dari matamata.com.

baca juga: Pasangan Muda Diminta Tunda Kehamilan, Kenapa?

Sejak hari ini, Wulan Guritno dan Adilla Dimitri resmi bercerai setelah 12 tahun menikah.

Perceraian keduanya diputus verstek karena Aldilla tak pernah hadir dalam proses perceraian . Oleh karena itu, sidang yang sejatinya beragendakan pemeriksaan saksi dari pihak Wulan langsung menjadi agenda putusan.

baca juga: Ghea Indrawari : Kalau Aku Sebelumnya Pernah Coba Main PUBG Tapi Nggak Pro

Diketahui, Wulan Guritno melayangkan gugatan cerai terhadap sang suami, Adilla Dimitri pada 25 Februari 2021. Seperti diketahui, pasangan ini menikah pada 27 Maret 2009.

Dari pernikahannya, Wulan dan Adilla dikaruniai dua buah hati, London Abigail Dimitri dan Jeremiah Alric Dimitri.

Sebelumnya, Wulan Guritno juga sempat membangun rumah tangga dengan Atilla Syach dan dikaruniai seorang putri, Shaloom Razade Syach.

Editor: Eko Fajri