Benarkah Minum Air Sebelum atau Selama Makan Bikin Pencernaan Terganggu? Ini Kata Ahli Diet

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Pernah kah Anda mendapat teguran untuk tidak minum sebelum atau di tengah-tengah makan karena dianggap buruk untuk pencernaan?

Teori di balik klaim ini menyebut minum air sesaat sebelum atau di tengah makan dapat mengencerkan cairan pencernaan. Hal itu akan memengaruhi pemecahan makanan dan mengganggu penyerapan nutrisi.

baca juga: Varian Omicron Juga Muncul di Eropa, Afrika Selatan: Ini Juga Akibat dari Negara-negara Maju

Namun, klaim tersebut salah dan dibantah oleh ahli diet Tamara Duker Freuman, yang juga menulis buku 'The Bloated Belly Whisperer'.

Pencernaan dimulai di mulut, tempat makanan dihaluskan atau dilunakkan yang secara fisik oleh menyungah dan secara kimiawi oleh enzim dalam air liur.

baca juga: Penyebaran Varian Omicron, Ilmuwan Khawatir Terkait Vaksin Covid-19

Makanan kemudian melewati kerongkongan ke perut, yang akan dipecah oleh cairan lambung bersifat asam. Campuran yang dihasilkan kemudian pindah ke usus kecil, bergabung bersama asam empedu dan enzim.

Sekitar 75% penyerapan nutrisi terhadi pada tahap tersebut, tulis Washington Post. Materi yang belum diserap akan diproses di usus besar dan kemudian, dikeluarkan. Seluruh proses ini memakan waktu antara 24 hingga 72 jam.

baca juga: Epidemiolog: Langkah Pemerintah Antisipasi Masuknya Varian Omicron Tepat

Gagasan air akan mengencerkan cairan pencernaan tidak benar karena beberapa alasan. Salah satunya, air diserap di perut dan cukup cepat, biasanya dalam waktu sekitar 20 menit, yang artinya pengenceran mungkin hanya bersifat sementara.

"Bahkan jika perut Anda penuh air , itu tidak akan menganggu pencernaan makanan . Air tidak akan menghambat aktivitas enzim karena enzim melekat pada partikel makanan , terlepas dari keberadaan air ," jelas Deborah D. Proctor, anggota dewan pengurus American Gastroenterological Association.

baca juga: Legislator Sarankan Tiga Langkah Sikapi Varian Baru Corona

Freuman menambahkan bahwa air juga tidak akan memengaruhi keasaman lambung.

Jadi, bertentangan dengan saran orang-orang, meminum air selama makan justru sebenarnya dapat membantu pencernaan, terutama selama tahap mengunyah dan menelan.

Intinya, meminum air sebelum, selama, atau setelah makan tidak akan menyebabkan masalah pencernaan selama meminumnya perlahan.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri