Kadar Gula Darah Terlalu Tinggi, Ini Resiko yang Mengancam Kesehatan Anda

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Kadar gula darah yang tinggi dan tak terkontrol bisa saja membawa akibat yang membahayakan. Punya riwayat diabetes maupun tidak, sangat penting untuk selalu mengontrol kadar gula darah. Hal ini dilakukan agar fungsi tubuh bisa berjalan dengan baik.

Kadar gula darah sewaktu yang normal adalah di bawah 200 mg/dl. Namun, lebih bagus jika Anda menjaganya dalam rentang 70-150 mg/dl. Kadar gula darah di bawah 70 mg/dl menandakan kadar gula darah yang sangat rendah (hipoglikemia). Sementara, kadar gula darah disebut tinggi adalah nilai gula darah sewaktu berada di atas 200 mg/dl.

baca juga: Sering Merasa Pusing Saat Berpuasa, Ini Sejumlah Penyebabnya

Jika kadar gula darah sudah lebih dari 240 mg/dl, bisa dikatakan kadar gula darah Anda sudah terlalu tinggi. Apabila kadar gula darah sewaktu tinggi, sudah menyentuh angka lebih dari 300 mg/dl saat Anda cek dua kali berturut-turut, sebaiknya segera periksakan ke dokter karena bisa menimbulkan akibat yang fatal.

Kadar gula darah yang terlalu tinggi bisa terjadi saat tubuh tidak memiliki hormon insulin yang cukup atau tidak bisa menggunakan insulin dengan baik. Akibat dari kondisi gula darah tinggi ini sel tubuh tidak dapat menyerap glukosa. Padahal glukosa diperlukan untuk menghasilkan energi dalam tiap sel tubuh. Alhasil, glukosa (gula) pun jadi tetap berada di aliran darah.

Efek kadar gula darah yang tinggi seperti ini bisa terjadi saat Anda makan terlalu banyak (terutama makanan tinggi gula), lupa minum obat diabetes, stres, sedang sakit atau mengalami infeksi, dan tidak banyak berolahraga atau bergerak aktif. Gejala gula darah yang terlalu tinggi bisa ditandai dengan:

baca juga: Riset: Seseorang yang Kurang Aktivitas Fisik Berpotensi Alami Gejala Lebih Parah Jika Terpapar Covid-19

Rasa haus atau kelaparan meningkat

Sering buang air kecil

baca juga: Ini Tips Menjaga Imun Selama Ramadan

Sakit kepala

Kelelahan sampai ingin pingsan

baca juga: Hasil RIset, Berpuasa Membuat Massa Lemak dalam Tubuh Menurun

Penglihatan kabur

Mual dan muntah

Penurunan berat badan

Kadar glukosa darah yang terlalu tinggi sebenarnya bisa diobati dengan mudah hingga gula darah normal kembali. Namun, jika Anda mengabaikan dan membiarkannya, terdapat beberapa komplikasi atau kondisi yang mungkin saja terjadi akibat kada gula darah tinggi, seperti:

Infeksi pada gigi dan gusi

Kerusakan saraf dan infeksi kronis pada kaki

Penyakit kardiovaskuler, seperti gangguan jantung

Kerusakan pada ginjal atau gagal ginjal

Kerusakan pembuluh darah pada retina mata, bisa mengakibatkan kebuataan

Gangguan penglihatan seperti katarak dan galukoma

Neuropati atau kerusakan saraf

Gangguan pada tulang dan sendiGula darah sangat dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi. Jika mempunyai diabetes, Anda disarankan untuk selalu makan teratur dan mengontrol makanan yang Anda makan, termasuk jenis dan porsinya. Ikutilah tips mengatur makanan untuk menjaga kadar gula darah berikut ini:

Hindari selalu makanan atau minuman yang mengandung gula tinggi, seperti kue manis, biskuit, cokelat, sirup, dan lainnya.

Tak hanya makanan utama, makanan selingan pun harus Anda perhatikan. Buah bisa menjadi makanan selingan yang baik untuk Anda. Atau, Anda juga bisa memilih produk camilan yang aman untuk diabetes.

Pilihlah camilan yang memiliki indeks glikemik rendah sehingga tidak akan menyebabkan lonjakan tinggi pada gula darah Anda.

Akibat dari kadar gula darah tinggi bisa menyebabkan komplikasi yang mengancam kondisi kesehatan . Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk bisa mengontrol kadar gula darah sehingga tetap dalam batas normal.

Editor: Ramadhani