Dinkes Padang: Obat Kaki Gajah Harus Digunakan Dengan Baik

Butiran obat/ilustrasi
Butiran obat/ilustrasi (klikpositif/Eko Fajri)

PADANG , KLIKPOSITIF -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Padang , menyatakan masyarakat harus menggunakan obat kaki gajah dengan baik, agar penyakit tersebut dapat dicegah.

Kepala Dinkes Kota Padang , Feri Mulyani, di Padang , Kamis 27 Oktober 2016 mengatakan, untuk mengantisipasi merebaknya kasus kaki gajah di daerah ini kami telah membagikan obatnya secara gratis pada masyarakat. Pembagian itu berakhir pada 31 Oktober 2016.

baca juga: Tak Punya Anggaran, Pemko Padang Tunggu Pinjaman untuk Perbaiki Traffic Light

"Penggunaan obat yang telah dibagikan tersebut harus digunakan dengan baik,  dimana untuk dosis obat yang dibagikan kepada seluruh masyarakat berbeda-beda. Untuk warga berusia dua sampai lima tahun pihaknya memberikan dua tablet. Warga berusia dari enam hingga 14 tahun, diberikan tiga table. Sedangkan untuk warga berusia 15 sampai 70 tahun, diberikan empat tablet," kata Mulyani.

Ia menambahkan, obat yang kami berikan itu terdiri dari DEC dan Albendazol. "Saya mengharapkan kepada seluruh masyarakat yang sudah mendapatkan obat, agar bisa langsung meminum obat tersebut, untuk mencegah ataupun membunuh cacing yang menyebabkan penyakit kaki gajah tersebut," tegasnya.

baca juga: Trafick Light Mati, Dishub Padang: Kabelnya Dicuri Lagi

Obat yang diberikan tersebut merupakan pencegahan. Dengan telah diminumnya obat tersebut, dinkes berharap jumlah warga yang terjangkit penyakit kaki gajah ini bisa berkurang. Pembagian obat tersebut juga bertujuan untukbmenjadikan Padang kota bebas filariasis.

Sehubungan dengan itu berdasarkan penjelasan pihak terkait, warga di daerah itu yang telah mendapat obat gratis tersebut mencapai 66 persen.

baca juga: Hati-hati, Ada Pocong Siang Bolong di Kota Padang

"Angka capaian penyebaran obat gratis tersebut, selalu berubah tiap harinya. Jadi, kami belum bisa memastikan angka terakhir dari penyebaran obat gratis ini," tegasnya.

Feri Mulyani mengatakan, tujuan target capaian penyebaran obat gratis untuk mencegah penyakit gajah ini, pihaknya menargetkan 85 persen. Namun, diperkirakan jumlah yang ditargetkan tersebut, bisa melebihi.

baca juga: Terkait Interpelasi Kepada Wali Kota Padang, Ini Kata Ketua Fraksi Gerindra

Dia juga mengatakan, jelang berakhirnya program pembagian obat gratis ini hingga 31 Oktober 2016, pihaknya memprediksi jumlah yang sudah ditargetkan berubah.

"Kita yakini jumlah penyebaran obat gratis ini melebihi jumlah target kita. Hingga saat ini kita tetap menyebar obat gratis ini, agar semua masyarakat Padang bisa mengkomsumsi obat tersebut sesuai dosis yang telah kita tetapkan," jelasnya.

Pembagian obat gratis tersebut juga berdasarkan adanya temuan 33 kasus kaki gajah di daerah itu.  (*)

Penulis: Eko Fajri