Dirawat Hingga 14 Hari, Penyakit Demam Berdarah Adek Dijamin JKN-KIS

Salah seorang peserta yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS, Adek Wira Bakti (28 tahun)
Salah seorang peserta yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS, Adek Wira Bakti (28 tahun) (Ist)

KLIKPOSITIF - Sakit memang tidak mengenal usia. Tua ataupun muda bisa jatuh sakit. Karena itu sudah sewajarnya kita menjalankan pola hidup sehat dengan makan makanan bergizi, cukup istirahat dan rutin berolahraga serta berprilaku hidup bersih.

Selain itu, hal terpenting saat ini yang tak boleh diabaikan adalah memiliki jaminan kesehatan. Dengan menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) yang dikelola oleh BPJS Kesehatan, masyarakat memiliki jaminan kesehatan saat jatuh sakit, karena program Pemerintah ini memberikan manfaat yang sangat besar dalam jaminan atas biaya pelayanan kesehatan.

baca juga: Presiden RI Lantik Jajaran Direksi BPJAMSOSTEK Periode 2021-2026, Optimis Jamin Perlindungan Jamsos Menyeluruh

Adek Wira Bakti (28), salah seorang peserta yang telah merasakan manfaat Program JKN-KIS atas pelayanan kesehatan yang dirinya terima di salah satu rumah sakit swasta di Kota Bukittinggi. Ia mengaku merasakan manfaat Program JKN-KIS saat menderita sakit demam berdarah dengue (DBD).

"Pada tahun 2019 lalu saya masuk IGD rumah sakit dan dari hasil pemeriksaan dokter, saya menderita sakit DBD, dan karna trombosit saya sudah sangat rendah dan saat itu mulai kehilangan kesadaran sehingga saya dirawat hingga 14 hari," ujar peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah ini pada Selasa (29/12/2020)

baca juga: BPJS Ketenagakerjaan Tanah Datar Bayarkan Klaim Asuransi Rp19,2 Miliar Selama 2020

Lebih lanjut ia juga menceritakan pelayanan yang diterimanya saat dirawat di rumah sakit. Dirinya juga mengaku dilayani dengan baik dan tidak ada iur biaya atas pelayanan yang diterimanya.

"Waktu saya dirawat, pelayanan yang diberikan bagus, saya juga tidak ada kesulitan mendapatkan obat dan yang paling penting selama dirawat tidak ada biaya sepeserpun saya keluarkan," lanjut pria yang telah menjadi peserta JKN-KIS sejak 2015 lalu ini.

baca juga: Soal Kasus BPJamsostek, Sarbumusi, KSPN dan KSBSI Angkat Bicara

Diakhir perbincangan, Adek berharap pelayanan Program JKN-KIS khususnya untuk di rumah sakit untuk dapat ditingkatkan karna menurut Adek masyarakat sangat membutuhkan jaminan atas pelayanan kesehatan.

[Rilis]

baca juga: Kemenkes: Pandemi Covid-19 Sebabkan Jumlah Pengobatan Pasien Kanker Menurun

Editor: Khadijah