Cegah Penularan Covid-19 Pada Nakes, Ruang ICU Tak Usah Pakai AC

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Unit perawatan intensif atau ruang ICU di rumah sakit yang merawat pasien Covid-19 disarankan tidak menggunakan AC untuk mengurangi risiko menginfeksi dokter dan tenaga kesehatan lainnya. Saran itu datang dari lembaga penelitian Institut Sains India di Bengaluru.

"Sirkulasi udara oleh sistem pendingin udara terpusat yang menyebabkan infeksi signifikan pada petugas medis juga menyebabkan kematian dokter dan perawat," tertulis pada hasil studi tersebut dikutip dari Channel News Asia.

baca juga: Tidak Diproduksi di Tanah Air, Pemerintah Buru 3 Jenis Obat COVID-19 Ini

Selama wabah virus corona , India telah kehilangan lebih dari 500 dokter karena Covid-19.

Mengurangi resirkulasi udara dan meningkatkan penggunaan udara dari luar dapat menurunkan risiko penyebaran virus corona di ruangan tertutup, kata Organisasi Kesehatan Dunia.

baca juga: Agam Catat 78 Kasus Baru Corona, Lubuk Basung Tertinggi

Penelitian sebelumnya telah menyarankan negara-negara dengan iklim panas harus berhati-hati agar ruangan tertutup tidak menggunakan AC secara berlebihan. Menjaga tingkat kelembaban dalam ruangan antara 40 - 60 persen akan membantu membatasi penularan virus melalui udara.

Jika AC dihilangkan, ruangan ICU dapat dilengkapi dengan kipas yang memaksa udara masuk, dan memfilter udara yang bercampur virus dengan air yang sangat panas sebelum melepaskannya ke luar, tambah studi tersebut.

baca juga: Hari Ini Dua Pasien COVID-19 di Tanah Datar Meninggal Dunia, Positif 25 Orang

"Pasien (Covid-19) di ICU adalah sumber aktif virus, dan mereka terus-menerus mengeluarkan partikel," kata AG Ramakrishnan, penulis utama studi tersebut, kepada Reuters.

"Jadi, jika Anda tidak menyaring udara, itu akan memperburuk keadaan," katanya.

baca juga: Kota Solok Masuk Wilayah PPKM Level Tiga

Editor: Eko Fajri