Tren baru Kesehatan Mental, Peluk Sapi Untuk Dapatkan Ketenangan

Sapi
Sapi (KLIKPOSITIF/Hatta Rizal)

KLIKPOSITIF - Pandemi virus corona membuat banyak orang lebih rentan mengalami masalah kesehatan mental. Sehingga tak heran banyak orang mencari ketenangan di mana pun bisa ditemukan. Mulai dari bermain-main di ladang hingga mengadopsi tanaman.

Tapi sekarang ada tren alami yang lain untuk memberikan efek ketenangan dalam diri. Yaitu dengan memeluk sapi. Orang-orang di beberapa bagian dunia mulai melakukan tren kesehatan yang dilaporkan berasal dari Belanda itu dan dikenal dengan sebutan 'koe knuffelen'.

baca juga: Riset Ungkap Menyusui Tekan Potensi Kanker Ovarium

Menurut BBC , praktik menggendong sapi diharapkan bisa mengurangi stres pada manusia dengan melepaskan hormon pengikat oksitosin. Sapi dipilih secara khusus karena suhu tubuh yang hangat dan bersikap tenang.

"Sapi adalah hewan yang sangat santai, mereka tidak berkelahi, mereka tidak mendapat masalah," kata seorang pemilik peternakan yang mempromosikan praktik tersebut kepada BBC.

baca juga: Kesalahan Menggunakan Hand Sanitizer

"Anda datang ke ladang dan kami memiliki beberapa sapi pelukan khusus dan Anda dapat berbaring di samping (mereka)- orang berpikir itu sangat santai," ucapnya.

Peternakan di Amerika Serikat dan Swiss juga telah mengadopsi mode kesehatan itu. Menurut sebuah studi 2007 di jurnal Applied Animal Behavior Science disebutkan bahwa metode itu juga bermanfaat bagi sapi.

baca juga: Spons Cuci Piring Sesekali Juga Perlu Didisinfeksi, Begini Cara Amannya

Dilansir dari laman FOX, para peneliti menemukan ketika hewan tersebut digosok, dipijat atau dielus, mereka mengalami relaksasi dan kesenangan juga. "Ini menunjukkan bahwa sapi mungkin sebagian mempersepsikan bagian tubuh manusia yang sering dibelai mirip dengan penjilatan sosial," tulis para peneliti dalam jurnal penelitian.

Editor: Fitria Marlina