Ingin Sperma Sehat dan Berkualitas, Pria Harus Hindari Makanan dan Minuman Ini

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Makanan menjadi salah satu faktorpenting yang memengaruhi kualitas sperma pria. Pola makan memainkan peran penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Meskipun Anda sudah olahraga teratur dan mampu mengelola stres, tapi makanan yang dikonsumsi tetap faktor utama.

Kaum Adam disarankan memperhatikan pola makan dan nutrisinya bila ingin memiliki sperma yang sehat untuk memiliki keturunan. Wanita sering disarankan mengonsumsi makanan yang bisa meningkatkan kesuburan, seperti tauge dan ubi jalar. Pria pun disarankan untuk mengetahui persis makanan yang bisa merusak kesuburan spermanya. Seorang pria dianggap memiliki jumlah sperma yang rendah jika memiliki kurang dari 39 juta sperma per ejakulasi.

baca juga: Fadli Zon: Vaksin Ini Gaib Kayak 'Mobil Itu', Bang Karni Sisakan Kursi Kosong Juga Untuk Menkes

Jumlah sperma yang rendah juga disebut oligospermia. Jadi dilansir dari Times of India, para pria sebaiknya menghindari makanan tertentu bila berencana ingin memiliki anak. Berikut sejumlah jenis makanan atau minuman yang harus dihindari untuk menjaga kualitas sperma:

Alkohol

baca juga: Aliansi Dokter Dunia Sebut Covid 19 Hasil Rekayasa, Satgas Covid-19: Itu Misinformasi

Konsumsi alkohol dalam jumlah sedang saja bisa berdampak signifikan terhadap gairah seks Anda. Di sisi lain, minum banyak alkohol bisa merusak kadar testosteron dan menurunkan jumlah sperma secara konsisten.

Daging olahan

baca juga: Penelitian: Serumah dengan Anak Kecil Bisa Turunkan Risiko Infeksi Covid-19

Daging olahan, seperti bacon, hal dan salami tidak hanya berdampak pada kesehatan jantung, tetapi juga penurunan jumlah sperma serta tingkat motilitas sperma (kemampuan sperma untuk bergerak dan berenang) yang rendah.

Susu dan produk susu

baca juga: P2G: Lapor Mas Nadiem, Sekolah di 19 Provinsi Belum Dapat Kuota Internet Gratis

Jika Anda menyukai susu, dan produk susu lainnya mungkin waktunya untuk meninggalkannya ketika berencana memiliki anak. Karena, produk susu penuh lemak mengandung estrogen yang berasal dari hewan. Steroid yang diberikan pada sapi untuk meningkatkan produksi susu juga bisa memengaruhi kualitas sperma.

Editor: Ramadhani