Menyeramkan, Begini Penampakan Saluran Napas Manusia yang Dipenuhi Virus Corona

Ilustrasi
Ilustrasi (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF - Lebih dari 26 juta warga dunia terinfeksi Covid-19, tapi masih saja banyak orang yang mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan penyakit ini. Nah, buat Anda yang masih abai, Anda mungkin akan berubah pikiran jika melihat gambar berikut, yang menampakkan saluran napas manusia yang dipenuhi virus corona .

Baru-baru ini peneliti membagikan bagaimana tampilan close up virus corona saat menyerang saluran napas manusia. Gambar ini menunjukkan bagaimana partikel virus berkembang biak selama menginfeksi sel, bahkan bisa mencapai ribuan partikel virus yang menginfeksi satu sel.

baca juga: Rencana Vaksinasi COVID-19 pada Minggu kedua November Terancam Molor

Gambar ini diabadikan Camille Ehre, asisten profesor Institut Marsico Lung Fakultas Kedokteran Universitas Carolina Utara dengan mikroskop elektron pemindai, perangkat yang memanfaatkan elektron untuk menghasilkan gambar.

Virus Corona
Virus Corona

Gambar ini diterbitkan Rabu, 2 Septermber 2020, di The New England Journal of Medicine, setelah sebelumnya peneliti memeriksa virus dengan cara meletakkan SARS CoV 2 di piring laboratorium dan memeriksanya selama empat hari.

baca juga: Kadis Kesehatan Pemko Pariaman Positif COVID-19

Dalam gambar tersebut, komponen yang terlihat memanjang seperti mi adalah silla, yaitu struktur menyerupai rambut yang ada di permukaan sel saluran napas. Ujung silla sendiri serupa seperti lendir selayaknya jaring yang secara alami ada di saluran napas.

Nah, partikel SARS CoV 2 ini terlihat seperti bola kecil yang menempel dan menutupi silla. Jumlahnya hingga ribuan, demikian seperti diwartakan Live Science, Kamis (3/9/2020).

baca juga: FDA Setujui Obat yang Digunakan Trump Menjadi Obat Covid-19

Gambar ini juga bisa menunjukkan seberapa padat dan banyak partikel virus yang menginfeksi sel.

"Sejumlah besar virus yang berkembang biak dan dilepaskan ke masing-masing sel (saluran napas)," tutup Ehre.

baca juga: Riset Ungkap Menyusui Tekan Potensi Kanker Ovarium

Bagaimana, masih berani tak pakai masker di tempat umum?

Editor: Eko Fajri