Konsumsi Garam Ternyata Pengaruhi Kualitas Hubungan Seksual

Garam
Garam (net)

KLIKPOSITIF - Hasil penelitian di The Institute of Environmental Medicine (IMM), Karolinska Institutet, Stockholm, Swedia, menunjukkan asupan natrium atau garam yang tinggi dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes tipe 2 dan diabetes autoimun laten pada orang dewasa.

Para peneliti juga melihat adanya peningkatan rata-rata 43 persen risiko diabetes tipe 2 untuk setiap gram tambahan garam yang dikonsumsi per hari. Dilansir The Health Site, penelitian ini diterbitkan di Diabetologia. Tidak hanya itu, konsumsi garam secara berlebihan juga memengaruhi kehidupan seksual pria dan wanita.

Sebenarnya hal ini tidak berkaitan secara langsung. Pola makan tinggi garam dapat menyebabkan tekanan darah tinggi, yang berisiko mengalami penyumbatan arteri dan kerusakan pembuluh darah. Pada akhirnya, kondisi ini mengurangi aliran darah di tubuh, termasuk ke area panggul. Jika ini terjadi, aliran darah ke panggul akan terhambat dan menyebabkan disfungsi ereksi. Seorang pria membutuhkan aliran darah yang tepat ke penis untuk mencapai dan mempertahankan ereksi.

Penelitian menunjukkan pola makan tinggi garam dapat menurunkan aliran darah ke vagina, dan ini membuat mereka sulit terangsang. Masalah lain yang mungkin muncul adalah kekeringan vagina dan jarangnya orgasme.

Berhubungan dengan hipertensi, asupan tinggi garam akan membuat tubuh cepat lesu dan lelah. Kondisi ini kemungkinan akan membuat dorongan seksual turun.
Baca Juga

Editor: Ramadhani