Benarkah Mandi Air Dingin Membuat Orang Lebih Produktif?

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Untuk memulai hari, mandi menjadi salah pilihan tepat untuk membuat pikiran dan tubuh lebih segar. Namun tahukah Anda, mandi air dingin rupanya lebih direkomendasikan untuk membuat seseorang lebih produktif .

Sebuah penelitian menemukan bahwa mandi air dingin di pagi hari dapat membuat Anda menyelesaikan pekerjaan seharian.

baca juga: Operasi Yustisi di Padang Tindak 52 Orang yang Kedapatan Langgar Perwako Pola Hidup Baru

Dilansir dari Inc, pada bulan Januari, Bethany McDaniel, CEO dan pendiri Primally Pure, sebuah perusahaan perawatan kulit yang berbasis di Murrieta, California, mandi air dingin setiap hari setelah dia menemukan Metode Wim Hof.

Metode tersebut menggabungkan teknik pernapasan dan paparan suhu dingin untuk meningkatkan fokus dan tidur, di antara manfaat kesehatan lainnya.

baca juga: Tak Sekadar Bumbu Dapur, Ini Khasiat Bawang Putih untuk Kesehatan

Dimulai dengan mandi 20 detik di tempat terdingin, McDaniel perlahan-lahan bekerja hingga dua menit. Tujuh bulan kemudian, katanya, kebiasaan setiap harinya itu mendorongnya untuk melakukan hal-hal yang tidak ingin dilakukannya.

"Ritual ini memberi saya mentalitas menyelam lebih dulu ke hal-hal ketimbang menunda-nunda," katanya. "Aku tidak pernah ingin mandi air dingin, tapi aku tetap melakukannya dan mentalitas ini membawa aspek-aspek lain dalam hidup dan bisnisku."

baca juga: Politisi PDI Perjuangan: Jangan Ada Justifikasi Masker Scuba atau Masker Kain

Dia pun mengatakan jika melewatkan mandi air dingin selama beberapa hari, hasilnya akan berbeda.

Dr. Ashwini Nadkarni, seorang psikiater dan instruktur asosiasi di Harvard Medical School, mengatakan paparan suhu rendah mengaktifkan sistem saraf simpatik dalam tubuh kita, yang mengendalikan respons kita secara tak sengaja terhadap situasi berbahaya atau stres.

baca juga: DPR Minta Pemerintah Turunkan Harga Tes Swab

"Karena kepadatan reseptor dingin di kulit, mandi air dingin juga dapat mengirim sejumlah impuls listrik dari saraf perifer ke otak, mengisi tubuh dan mengaktifkan kewaspadaan seseorang," katanya.

Nadkarni mencontohkan studi dari 2007 yang mengamati mandi air dingin setiap hari dalam hal depresi.

Para peserta diizinkan mandi air dingin di mana saja selama dua hingga tujuh menit, lalu secara bertahap meningkatkan waktu yang dihabiskan di udara dingin untuk membuat mereka terbiasa.

Penelitian dan Nadkarni mencatat bahwa manfaat terjadi setelah periode waktu yang lama, sehingga memperhatikan perbedaan dalam produktivitas Anda bisa memakan waktu berbulan-bulan.

Selain itu, sebuah studi tahun 2016 terhadap pekerja yang mandi air dingin selama periode 30 hari, menemukan penurunan hampir 30 persen untuk jatuh sakit dan di saat yang sama terjadi peningkatan produktivitas.

Editor: Eko Fajri