Banyak Orang Pakai Bandana dan Syal Sebagai Masker, Efektifkah?

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Pandemi virus corona Covid-19 belum usai, semua orang yang kembali beraktivitas pun diwajibkan memakai masker, menjaga jarak fisik dan mencuci tangan teratur.

Penggunaan masker ini diwajibkan ketika seseorang menaiki transportasi umum, berbelanja ke supermarket dan aktivitas lainnya di ruang publik.

baca juga: Hasil Swab Guru Negatif, Aktivitas di SMKN 1 Sutera Kembali Dibuka

Tapi, beberapa orang mungkin memakai syal atau bandana sebagai pengganti masker kain pada umumnya. Lalu, apakah syal dan bandana efektif sebagai masker?

Para ahli menemukan bahwa bandana dan syal bisa memberikan perlindungan. Tapi, fungsinya dalam menangkal virus corona Covid-19 mungkin tak seefektif masker bedah,

baca juga: Pemprov Sumbar Akan Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Para ahli mengatakan masker dapat dibagi menjadi 2 kelompok, yakni masker respirator yang dirancang untuk melindungi pemakainya dan masker kain yang lebih berperan sebagai alat pengalih napas.

Simon Kolstoe, dosen senior bidang kesehatan berbasis bukti dan penasihat etika di University of Portsmouth, mengatakan sementara ini tidak semua masker berfungsi sama. Tapi, semua orang perlu memakainya di ruang publik.

baca juga: Update COVID-19 di Sumbar per 14 Agustus, Positif 1.299, Sembuh 869, Meninggal 38

Pada awal pandemi virus corona , pemerintah sudah mendesak semua orang untuk tidak membeli alat pelindung diri (APD) yang dibutuhkan oleh ahli medis. Karena, ahli medis lebih membutuhkan untuk menangani pasien virus corona .

Prof Kolstoe mengatakan bahwa semua orang pasti ingin terlindungi dari virus corona Covid-19. Penggunaan APD pun berfungsi untuk mencegah penularan virus yang lebih luas.

baca juga: Wali Kota: Bukittinggi Zona Merah COVID-19

"Daripada memakai APD, orang umum lebih baik memakai masker untuk mengalihkan napas dan mencegah virus berpindah inang atau menginfeksi orang lain," kata Prof Kolstoe dikutip dari The Sun.

Dalam hal ini, masker bedah adalah satu-satunya jenis masker pengalih napas yang dibuat dengan standar tertentu. Masker jenis ini juga disebut sebagai masker medis.

"Sebagian besar masker yang dibeli atau dibuat dengan tangan sendiri biasanya tidak sesuai standar spesifik. Artinya, efektivitas masker DIY dalam menangkal virus tentu bervariasi.

Prof Kolstoe mengatakan umumnya masker kain termasuk syal berfungsi memperlambat partikel virus menyebar ketika berbicara, bersin atau batuk. Sehingga partikel virus itu tidak akan menyebar sejauh ketika seseorang tidak memakai masker.

Sebuah penelitian pun menemukan bahwa memakai bandana atau syal sebagai masker lebih baik daripada tidak memakai penutup mulut dan hidung sama sekali. Meskipun syal dan bandana tidak seefektif masker lainnya dalam menangkal virus corona .

Editor: Eko Fajri