Demi Kesehatan, Batasi Konsumsi Sirop dan Minuman Manis Khas Lebaran

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Aneka minuman manis mulai dari es buah, es sirop, es cendol, minuman bersoda, dan masih banyak lagi terhidang selama lebaran. Namun perlu diwaspadai hati-hati karena minuman manis tertentu bisa bikin kadar gula darah naik.

Kadar gula darah dikatakan terlalu tinggi apabila melebihi angka 200 mg/dL. Hal ini dapat terjadi pada 2 kondisi, yaitu saat tubuh tidak memiliki insulin yang cukup atau saat tubuh Anda tidak bisa menggunakan insulin dengan baik. Kadar gula dalam darah berlebih, itu artinya seseorang berisiko mengalami diabetes mellitus. Sebuah penyakit yang masih menjadi pembunuh daftar teratas di Indonesia, selain jantung dan stroke.

baca juga: Pandemi COVID-19, Momentum Transisi ke Energi Terbarukan

Selain itu, gula berlebihan dalam tubuh, apabila tidak digunakan lama kelamaan akan menumpuk dan disimpan dalam bentuk lemak. Selain bisa bikin berat badan bertambah, lemak berlebihan tersebut bisa menjadi salah satu pencetus penyumbatan pembuluh darah.

Berikut deretan minuman yang bisa bikin gula darah naik saat Lebaran , sehingga konsumsinya perlu dibatasi.

Sirop

baca juga: Ahli Sebut Indonesia Gagal Kendalikan Wabah COVID-19, Kenapa?

Rasanya tak lengkap menyajikan sajian Lebaran tanpa es sirop entah dengan tambahan buah atau tidak. Namun minuman ini mengandung karbohidrat dan fruktosa yang amat terkait dengan resistensi insulin, serta dapat menaikkan risiko terjadinya diabetes.

Minuman bersoda

Sulit rasanya menolak ketika disodori minuman bersoda dingin, apalagi jika cuaca panas terik. Namun, perlu diingat bahwa minuman bersoda mengandung gula yang sangat tinggi. Satu botol atau kaleng minuman bersoda berukuran 300-350 ml, kadar gulanya bisa 25 gram atau lebih. Jumlah itu sudah lebih dari asupan gula tambahan yang disarankan. Maksimal sebenarnya 25 gram per hari, baik pada pria atau wanita, atau sekitar 4 sendok teh.

baca juga: Tahun Ajaran Baru Dimulai, Waspadai Klaster COVID-19 Baru

Es kopi susu

Es kopi susu adalah pilihan nikmat kala mengantuk atau merasa kurang berenergi. Satu cangkir (240ml) es kopi susu dengan gula mengandung sekitar 9 gram gula atau setara dengan 2 sendok teh. Jumlah ini sudah memenuhi sepertiga batasan konsumsi gula harian. Selain itu, susu yang digunakan bisanya jenis kental manis atau krimer tinggi lemak, yang kandungan gula dan lemak jenuhnya tinggi.

baca juga: WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

Es teh manis

Kandungan gula dalam teh, apalagi teh kemasan, tergolong tinggi. Pada akhirnya, jika konsumsinya kebablasan, bisa berujung pada gangguan ginjal dan hipertensi juga.

Jus buah dengan tambahan gula

Tak jarang orang menambahkan gula dalam jus yang sebetulnya dari buah-buahan yang secara alami sudah manis. Jika menyajikan jus, tak perlu menambahkan gula agar nutrisinya tidak berkurang. Misalnya saat membuat jus mangga, apalagi yang kekinian, satu porsinya bisa menyumbangkan 450 kalori. Kata dr. Fiona, buah mangga yang sudah dibuat jus sudah tidak berserat. Akibatnya, seluruh gula yang masuk akan diserap oleh tubuh dan meningkatkan kadar gula darah yang cepat. Karenanya, tak perlu memperburuknya lagi dengan menambahkan pemanis seperti kental manis, sirop mangga, atau whipped cream.

Editor: Ramadhani