Ini Lima Manfaat Tidur Bersama Anak

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Bagi kebanyakan keluarga di Indonesia tidur bersama anak sebagian besar merupakan ritual.

Tak hanya itu, sebagian besar keluarga juga tidak hanya tidur bersama anak saat bayi, tapi juga untuk tahun selanjutnya.

baca juga: Pandemi COVID-19, Momentum Transisi ke Energi Terbarukan

Kabar baiknya, orangtua tidur bersama anak sebenarnya baik untuk anak di tahun-tahun awal dan membawa manfaat dampak jangka panjang pada dirinya. Apa saja?

Berikut beberapa manfaat tidur bersama dengan anak Anda:

baca juga: Ahli Sebut Indonesia Gagal Kendalikan Wabah COVID-19, Kenapa?

Merasa Aman

Ketika anak Anda tidur di sebelah Anda, ia yakin akan keselamatan dan keamanannya.Lingkungan yang damai ini memfasilitasi tidur yang lebih baik dan membuatnya merasa nyaman juga.

baca juga: Tahun Ajaran Baru Dimulai, Waspadai Klaster COVID-19 Baru

Tidur bersama tidak hanya membantu anak-anak tertidur lebih cepat tetapi juga membuat mereka tertidur lebih nyenyak.

Tidur yang lebih baik

baca juga: WHO: Banyak Negara Salah Arah Tangani Virus Corona

Perasaan memiliki seseorang yang dekat membantu seorang anak mendapatkan tidur yang lebih baik di malam hari.

Ini membantu orangtua memantau anak, kalau-kalau dia bangun di jam aneh atau menghadapi masalah pada malam hari.

Untuk bayi, tidur bersama membantu menyusui, karena mereka jauh lebih dekat dengan ibu mereka.

Mengurangi risiko SIDS

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Pediatric Respiratory Reviews mengungkapkan bahwa bayi yang tidur dengan orangtuanya mungkin kurang rentan terhadap sindrom kematian bayi mendadak (SIDS) dibandingkan bayi yang tidur sendirian.

Tingkat SIDS terendah di Hong Kong, di mana tidur bersama sangat umum.

Memperkuat ikatan

Tidur bersama orangtua tidak hanya membuat anak-anak merasa aman tetapi juga memperkuat ikatan mereka.

Lingkungan tidur yang nyaman memengaruhi anak-anak dengan cara yang lebih sehat, yang tercermin di kemudian hari dalam kehidupan mereka.

Beberapa dokter anak merekomendasikan bahwa anak-anak yang tidur bersama orangtua cenderung memiliki lebih banyak kepercayaan diri, lebih sedikit kecemasan dan secara keseluruhan lebih baik disesuaikan daripada anak-anak yang tidur sendirian.

Pola pernapasan sehat

Menurut McKenna, profesor antropologi dan direktur Pusat Studi Perilaku Tidur Ibu-Bayi di Universitas Notre Dame, tidur di sebelah orangtua mendorong pola pernapasan bayi yang sehat.

Jumlah CO2 yang dikeluarkan seorang ibu dalam napasnya bertindak sebagai cadangan jika napas bayi sendiri melambat.

Sederhananya, area hidung bayi merespons keberadaan CO2 di dekatnya dengan bernapas lebih cepat dan dengan demikian, memastikan pernapasan konstan

Editor: Eko Fajri