Ulama: Ternyata Ini Waktu Terbaik Membaca Doa Buka Puasa

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Doa buka puasa ramadan , ternyata waktu terbaik membacanya bukanlah sebelum berbuka puasa , sudah tahu?

Ya, menurut Ustadz M. Ali Zainal Abidin, banyak orang salah paham tentang pelaksanaan membaca doa ini. Umumnya, masyarakat membaca doa buka puasa sebelum menyantap makanan atau minuman di saat masuk waktu maghrib.

baca juga: Ini 8 Tragedi yang Pernah Tercatat di Kalibata City

Padahal, Ustadz M. Ali menyebutkan cara membaca doa yang paling benar adalah setelah selesai berbuka puasa .

Hal ini seperti yang dijelaskan dalam kitab Hasyiyah I'anah at-Thalibin:

baca juga: Sertifikat Halal, Sri Mulyani Minta Jangan Bebani Industri

"Maksud dari (membaca doa buka puasa ) "setelah berbuka" adalah selesainya berbuka puasa , bukan (dibaca) sebelumnya dan bukan saat berbuka," (Syekh Abu Bakar Muhammad Syatha, Hasyiyah I'anah at-Thalibin, juz 2, hal. 279).

Ustadz menjelaskan memang tidak dapat dipungkiri bahwa meskipun dengan membaca doa di atas sebelum berbuka puasa , telah mendapatkan kesunnahan (husul ashli as-sunnah). Tapi tetap yang paling utama adalah membacanya tatkala selesai berbuka.

baca juga: Wisma Atlet Mulai Penuh Pasien COVID-19, Tower 4 Berkapasitas 1.546 Tempat Tidur Dibuka

Agar memperoleh kesunnahan yang sempurna, Ustadz M. Ali menyarankan umat Islama untuk membaca doa berbuka puasa setelah selesai berbuka atau menyantap makanan dan minuman.

Doa buka puasa sesuai sunah Rasulullah

baca juga: Catat Rekor Penambahan 4.176 Kasus, Indonesia Sudah Catat 248.852 Orang Positif COVID-19

Terdapat beberapa versi yang dijelaskan dalam beberapa hadits tentang lafal doa berbuka puasa . Seperti dalam hadits riwayat sahabat Mu'adz bin Zuhrah, dimana Rasulullah ketika Berbuka, beliau berdoa:

"Allahumma laka shumtu wa 'ala rizqika afthortu"

Artinya: Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki-Mu aku berbuka (HR. Abu Daud).

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Sahabat Abdullah bin 'Umar, Rasulullah melafalkan doa sebagaimana berikut:

"Dzahabazh zhoma'u wabtallatil 'uruqu wa tsabatal ajru insya Allah"

Artinya: Telah hilang rasa haus dan urat-urat telah basah serta pahala tetap, insyaallah (HR. Abu Daud).

Menurut penulis di NU Online, Ustadz M. Ali Zainal Abidin dua lafal doa di atas umumnya oleh umat Islam di Indonesia digabung menjadi satu dan dibaca sebelum berbuka puasa .

Editor: Eko Fajri