Benarkah Setan Dibelenggu Saat Ramadan, Ini Penjelasannya

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Saat ramadan , kita sering mendengar kutipan bahwa di bulan suci ini pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan dibelenggu. Lantas, benarkah setan akan dibelenggu ketika Ramadan tiba?

Anggapan mengenai dibelenggunya setan selama bulan ramadan ini datang dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim.

baca juga: Menag Positif Covid-19, Kini Jalani Isolasi Mandiri

Artinya, "Ketika masuk bulan Ramadlan maka syaitan-syaitan dibelenggu, pintu-pintu surga dibuka, dan pintu-pintu neraka ditutup," (HR Bukhari dan Muslim).

Menyadur dari NU Online, maksud dari hadits tersebut memiliki penjelasan dari berbagai ulama. Salah satunya adalah Abu Hasan Ali bin Khalaf bin Abdul Malik bin Baththal Al-Bakri Al-Qurthubi atau yang dikenal dengan nama Ibnu Baththal.

baca juga: Pesantren di Solok Selatan Ini Gratiskan Biaya Pendidikan

Peenjelasan pertama, hadist tersebut bisa dimakni secara bahasa bahwa setan memang benar-benar dibelenggu sehingga godaan keada manusia selama bulan Ramadhan pun lebih sedikit dibanding bulan-bulan lainnya.

Makna kedua adalah secara kontekstual, yaitu ketika bulan Ramdan pintu surga dibuka, Allah membuka selapang-lapangnya amal ibadah manusia.

baca juga: Arab Saudi Baru Akan Cabut Larangan Perjalanan Tahun Depan

Di sisi lain, pintu neraka ditutup untuk mencegah kemaksiatan dan perbuatan dosa. Allah juga membuka pintu maaf dari segala kesalaha manusia.

Kemudian mengenai dibelenggunya setan, menurut yang dikutip NU ONline dari Ad-Dawudi dan Al-Mahlab, Allah menjaga umat islam dari kemaksiatan dan kecenderungan menuruti bisikan setan.

baca juga: Wapres Maruf: Upaya Benturkan Pancasila dengan Agama Kerap Tarjadi

Dalam pengertian lainnya adalah, setan terbelenggu karena di bulan Ramadan , para pelaku perbuatan maksiat menjadi taat kepada Allah dan menjauhkan diri dari hawa nafsunya.

Editor: Eko Fajri