Pakai Masker Kain saat Wabah Virus Corona Covid-19, Ini Saran Dokter Kulit

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF - Saat ini banyak orang memakai masker kain untuk melindungi diri dari virus corona Covid-19. Karena, masker medis seperti masker bedah dan masker N95 lebih dibutuhkan oleh tenaga medis.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) juga telah menyarankan masyarakat umum menggunakan masker kain atau masker DIY. Langkah ini sekaligus cara mencegah kelangkaan masker medis untuk para petugas medis.

baca juga: Wisma Atlet Mulai Penuh Pasien COVID-19, Tower 4 Berkapasitas 1.546 Tempat Tidur Dibuka

Tetapi, pembuatan masker kain atau masker DIY juga tidak bisa sembarangan. Anda perlu mempertimbangkan beberapa kain mungkin saja bisa mengiritasi kulit jika digunakan sebagai masker .

Dr Erum Ilyas, seorang dokter kulit bersertifikat dan pendiri lini pakaian pelindung AmberNoon dilansir oleh Fox News, telah memberi tahu bahan masker kain terbaik yang aman bagi kulit sensitif.

baca juga: Catat Rekor Penambahan 4.176 Kasus, Indonesia Sudah Catat 248.852 Orang Positif COVID-19

Secara umum, masker digunakan untuk mencegah penyebaran bakteri. Tapi, virus berukuran kurang dari 1 mikron bisa lolos dari sebagian besar kain. Karena, virus bisa berukuran lebih kecil daripada bakteri.

Dalam hal ini, bahan masker kain yang merupakan campuran kapas dan poliester paling efektif dalam mencegah penyebaran influenza.

baca juga: Kota Padang dan Kabupaten Agam Zona Merah COVID-19, Ini yang Seharusnya Diterapkan

Jenis tekstil ini banyak ditemukan pada sebagian besar T-shirt atau sarung bantal di sekitar rumah. Bahan ini bisa memblokir virussekitar 70 persen. Selain itu, bahan ini juga nyaman digunakan untuk kulit wajah.

Tetapi, penggunaan masker terlalu sering juga akan berdampak pada kulit. Karena kelembapan area wajah ketika memakai masker bisa menyebabkan kulit terasa lecet di sekitar mulut.

baca juga: Perda AKB Belum Diteken Mendagri, Pemko Gunakan Perwako Tindak Masyarakat

Guna meringankan efeknya, Anda bisa memakai pelembap setiap malam untuk membantu memulihkan dan memperbaiki kulit. Jangan lupa memilih pembersih yang lembut saat mencuci wajah untuk menghindari iritasi kulit lebih lanjut.

Sementara, orang dengan kulit sensitif boleh saja menggunakan masker wajah. Tetapi, saat kulit merasa teriritasi, maka Anda harus memakai pelembap yang bisa menghidrasi kulit.

Pelembab ini juga berfungsi sebagai pelindung kulit. Adapun produk yang disarankan mengandung ceramide, squalene, niacinamide dan/atau asam hyaluronic.

Jangan lupa memakai pelembap wajah untuk membantu memulihkan dan melindungi kulit Anda. Tetapi, fokuslah pada produk yang menghidrasi kulit. Karena, beberapa produk anti-penuaan bisa mengiritasi kulit.

Editor: Eko Fajri