Riset Buktikan Maraton TIngkatkan Kesehatan Jantung

Ilustrasi
Ilustrasi (net)
KLIKPOSITIF

- Maraton merupakan lari jarak jauh, sehingga banyak orang menyebutnya sebagai olahrag ekstrem. Penelitian dari Journal of the American College of Cardiology mengungkapkan bahwa lari maraton membuat dinding arteri lebih elastis.

Arteri koroner merupakan salah satu dari tiga pembuluh darah utama dan lokasinya mengelilingi jantung . Dindingnya yang elastis membuat arteri berfungsi untuk menjaga tekanan darah agar tetap stabil. Selain itu, arteri juga bertugas untuk membawa darah dari jantung menuju organ-organ lainnya. Maka itu, tingkat elastis arteri cukup penting untuk menjaga kesehatan jantung tetap baik.

baca juga: Wisma Atlet Mulai Penuh Pasien COVID-19, Tower 4 Berkapasitas 1.546 Tempat Tidur Dibuka

Di dalam penelitian tersebut terdapat 138 peserta lari yang melakukan pemeriksaan jantung sebelum dan sesudah lari dilaksanakan. Dari pemindaian jantung tersebut, peneliti mencoba melihat apakah rasa kaku pada arteri akan berkurang atau tidak. Semua peserta tersebut bukan seorang atlet yang sering berlari, tetapi mengikuti pelatihan untuk London Marathon.

Sebelum latihan dan dua minggu setelah maraton dilakukan, peneliti menilai akan mulai menilai dari beberapa faktor. Mulai dari tekanan darah aorta hingga kekakuan jantung . Kemudian, usia jantung akan dihitung melalui kekakuan usia jantung pada awalnya. Hasilnya, lari maraton dapat mengurangi kekakuan dinding arteri dengan mengurangi plak yang menempel.

baca juga: Catat Rekor Penambahan 4.176 Kasus, Indonesia Sudah Catat 248.852 Orang Positif COVID-19

Kondisi tersebut setara dengan pengurangan usia jantung sebanyak 4 tahun. Maka itu, para peneliti sepakat bahwa elastisitas jantung bisa kembali membaik ketika melakukan lari maraton.

Editor: Ramadhani