Stres Bisa Rusak Kesehatan Kulit

ilustrasi
ilustrasi (net)
KLIKPOSITIF

-Stres ternyata berhubungan secara langsung dengan masalah kulit. Saat stres tubuh yang melepaskan zat yang bisa merusak kulit.

"Ketika seseorang stres, tubuh melepaskan adrenalin dan radikal bebas, yang meningkatkan sensitivitas dan reaktivitas kulit. Dengan cara ini, stres tidak hanya menyebabkan masalah kulit tetapi juga memperburuknya," ujar Dr. Kusumika mengutip Times of India, Rabu (15/1/2020).

baca juga: Wisma Atlet Mulai Penuh Pasien COVID-19, Tower 4 Berkapasitas 1.546 Tempat Tidur Dibuka

Tidak hanya itu, saat seseorang sedang mengalami penyakit kulit stres juga bisa menunda proses kesembuhan dan tidak jarang memperburuknya. Bahkan nantinya bisa berimbas pada kuku maupun rambut.

Sementara itu menurut Pendiri The Gene Box, Geneticist Pranav Anam berpendapat stres jangka panjang dan terus menerus juga bisa menambah penuaan kulit.

baca juga: Catat Rekor Penambahan 4.176 Kasus, Indonesia Sudah Catat 248.852 Orang Positif COVID-19

"Sekitar 10 persen dari popiladi yang mengalamk segala jenis erupsi kulit, punya kencenderungan genetik mengalami gatal-gatal atau jerawat. Mereka lebih rentan mengalami gangguan kecemasan atau depresi," jelas Pranav.

Editor: Ramadhani