Begini Deteksi Ciri-ciri Kanker Kelenjar Getah Bening Sebelum Terlambat

ilustrasi
ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Di sepanjang tubuh Anda terdapat kelenjar getah bening. Normalnya, kelenjar ini tidak dapat teraba, namun pada bagian tubuh tertentu seperti area leher, ketiak, sela paha, dan bawah dagu, kelenjar ini dapat teraba dengan ukuran kurang dari 1 cm, tidak nyeri, tidak membesar dan mudah digerakkan.

Anda harus mewaspadai jika ada gangguan pada kelenjar getah bening, karena ini bisa merupakan gejala kanker getah bening yang berbahaya. Lalu, seperti apa ciri-ciri kanker kelenjar getah bening yang mudah Anda kenali?

baca juga: Pakar UNICEF Sebut Pandemi Tingkatkan Cyberbullying

Apa itu kanker kelenjar getah bening?

Dilansir Hello Sehat, kanker getah bening adalah jenis kanker ganas yang menyerang sistem limfatik. Sistem limfatik merupakan satu bagian penting dari sistem pertahanan tubuh yang memiliki tugas penting dalam membentuk barisan pertahanan guna melawan keberadaan infeksi maupun kanker .

baca juga: Peneliti Temukan Gangguan Hidung Lain Pada Pasien Covid-19

Sama seperti beragam jenis penyakit kanker lainnya, kemungkinan sembuh dari kanker getah bening bergantung pada tahap atau stadium kanker yang dialami oleh pasien. Semakin cepat Anda mengetahui dan menjalani pengobatan, maka akan semakin mudah proses penyembuhannya.

Gejala umum kanker kelenjar getah bening

baca juga: Kaya Manfaat, Minyak Zaitun Bisa Cegah Sejumlah Penyakit

Kanker kelenjar getah bening atau yang disebut dengan limfoma maligna akan menimbulkan keluhan utama yaitu benjolan yang tidak terasa sakit, cenderung membesar, dan menetap. Biasanya juga akan timbul keluhan lain seperti demam menggigil, penurunan nafsu makan dan berat badan, sering mengalami infeksi yang sukar sembuh, kelelahan yang sangat, batuk yang tidak kunjung sembuh, atau yang lainnya.

Namun, ciri-ciri kanker getah bening juga bisa berbeda-beda tergantung jenisnya, yaitu, kanker getah bening yang disebut limfoma Hodgkin dan limfoma non-Hodgkin. Kedua jenis kanker getah bening ini terlihat serupa, namun sebenarnya mereka punya ciri khusus yang berbeda.

baca juga: Sudah Jalani Swab, Kini Rizieq Shihab Tak Mau Ungkap Hasil Test

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin

Kanker getah bening non-hodgkin dapat menyebabkan beragam tanda dan gejala yang berbeda, bergantung pada lokasi kanker berkembang. Dalam beberapa kasus mungkin kanker tidak menimbulkan gejala apapun sampai kanker berkembang cukup besar.

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening non-Hodgkin yang umum dialami adalah:

1. Pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan, yang tidak terasa sakit

2. Rasa sakit atau pembengkakan di perut

3. Merasa cepat kenyang meskipun cuman makan sedikit

4. Nyeri atau perasaan tertekan di dada

5. Sesak napas atau batuk

6. Demam

7. Penurunan berat badan yang tidak diketahui sebabnya

8. Berkeringat di malam hari

9. Kelelahan yang ekstrim

10. Kurang sel darah merah (anemia)

Jika Anda melihat adanya tanda-tanda kanker getah bening seperti di atas, khususnya bila sebagian besar Anda rasakan dalam waktu bersamaan, sebaiknya segera datang periksa ke dokter untuk memastikan apa penyebabnya.

Ciri-ciri kanker kelenjar getah bening Hodgkin

Seseorang yang mengidap kanker getah bening Hodgkin bisa saja merasa sangat sehat. Namun biasanya Anda bisa melihat tanda-tandanya saat kanker Hodgkin berkembang di dalam tubuh. Karena itu, cermatilah apakah ada gejala-gejala kanker getah bening Hodgkin berikut ini:

1. Pembesaran kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan, tanpa merasakan sakit

2. Demam dan menggigil

3. Kelelahan yang terus-menerus

4. Penurunan berat badan yang tidak jelas penyebabnya

5. Kehilangan seleran makan

6. Gatal-gatal

7. Peningkatkan sensitivitas terhadap efek alkohol, atau terasa sakit pada kelenjar getah bening setelah minum alkohol

Segera kunjungi dokter yang Anda percayai apabila sudah terlihat ciri-ciri kanker kelenjar getah bening seperti di atas untuk memastikan apa penyebab dari keluhan yang Anda alami, sehingga dapat ditangani dengan baik.

Pemeriksaan medis dapat dilakukan dengan pemeriksaan jaringan kelenjar getah bening melalui metode eksisional biopsi ataupun insisional biopsi. Tes darah juga membantu, untuk mengetahui jumlah sel darah putih. Sekalipun ciri-cirinya sudah terlihat jelas, pemeriksaan medis akan membantu dokter untuk melihat stadium kanker yang telah bersarang dalam tubuh Anda.

Bila kanker ditemukan masih dalam tahap awal perkembangannya, besar kemungkinan Anda belum perlu melakukan proses pengobatan atau pembedahan yang menyakitkan. Jadi, penting untuk Anda mengenali ciri-ciri kanker kelenjar getah bening untuk deteksi dini. (*)

Penulis: Eko Fajri | Editor: Rezka Delpiera