Ibu Muda di Agam Melahirkan Tanpa Hamil, Ini Penjelasan Ahli Kandungan RSUP M. Djamil

Dr dr Dovy Djanas SpOG
Dr dr Dovy Djanas SpOG (KLIKPOSITIF)

KLIKPOSITIF -- Dewi Rosnita (28) mengklaim melahirkan tanpa pernah hamil sebelumnya. Bayi perempuan seberat 3 Kg itu lahir pada Minggu (17/11) pukul 22.30 WIB.

Ahli Kandungan dari RSUP M Djamil Dr dr Dovy Djanas SpOG, mengatakan, pengakuan ibu muda itu tidak bisa dijelaskan secara medis.

baca juga: Tak Perlu Ke Kelok HP, Siswa di Sungai Guntung Sudah Bisa Akses Internet di Rumah

Sebab, kelahiran merupakan sebuah proses, mulai dari hamil, pertumbuhan janin yang memerlukan waktu 9 bulan, hingga melahirkan.

"Tapi, ada hal-hal tertentu yang tidak disadari pasien, yang menjelaskan kenapa seseorang tidak menyadari dia hamil," ujarnya kepada KLIKPOSITIF .

baca juga: Tambah 43 Kasus, Agam Catat Rekor Penambahan Pasien Terbanyak

Dalam medis, kehamilan seperti ini disebut Cryptic Pregnancy atau kehamilan samar. Ibu merasa tidak hamil karena masih menstruasi tiap bulannya. Padahal, itu bisa saja bukan menstruasi, tapi flek. Jadi, perlu diteliti lagi.

BACA JUGA: Bermimpi Didatangi Seorang Kakek, Ibu Muda di Agam Melahirkan Tanpa Kehamilan

baca juga: Turun Status dari Zona Merah ke Zona Orange COVID-19, Ini Kata Pemkab Agam

Kedua, untuk perempuan dengan kelebihan berat badan (gemuk), keadaan bisa lebih tidak jelas lagi. Ia merasa pertumbuhan badannya karena lemak sehingga tidak merasakan gerak anak.

Ketiga, bayi tumbuh di belakang plasenta. Ini juga menyebabkan si ibu tidak merasakan gerak anak. jadi, menurut Dr Dovy, butuh penyelidikan lebih lanjut oleh petugas kesehatan atau dokter terhadap perisitiwa ini.

baca juga: Update Hari Ini, Pasien COVID-19 Agam Banyak yang Sembuh

Penyelidikan dibutuhkan, karena ibu tidak mengetahui kehamilannya, efeknya akan buruk pada anak. Ia tidak mendapatkan gizi mencukupi selama 9 bulan karena ibu tidak memperhatikannya.

"Harus dilakukan pemeriksaan menyeluruh. Bagaimana organ tubuhnya, tumbuh kembangnya, dan sebagainya," ujarnya.

Ia menyarankan petugas kesehatan atau dokter memeriksakan keadaan bayi. Ini perlu dilakukan agar tumbuh kembang bayi dapat maksimal. 

Tonton Penjelasan Dr dr Dovy Djanas SpOG di sini:

Penulis: Pundi F Akbar