Durasi Tidur Berlebih Berdampak Pada Tubuh

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Setidaknya dibutuhkan waktu tidur selama 7 jam sehari agar tubuh. Kurangnya durasi tidur akan berpengarauh pada tubuh.

Namun ternyata kelebihan durasi tifur juga berdampak pada tubuh. Dilansir dari BoldSky, berikut masalah kesehatan yang akan muncul jika tidur lebih dari 9 jam sehari:

baca juga: Durasi Tidur Kurang atau Berlebihan Bisa Berdampak Buruk Pada Otak

Penurunan daya ingat
Hal ini bukan sekedar ucapan belaka, tapi sebuah studi yang dilakukan oleh peneliti menemukan bahwa tidur lebih dari 9 jam bisa menyebabkan daya ingat melemah. Penyakit Alzheimer merupakan salah satu penyakit yang bisa didapatkan seseorang jika daya ingat mereka menurun.

baca juga: Kecelakaan Beruntun di Solok, Pengendara Mobil Pikap Patah Tulang

baca juga: Deteksi Demensia Alzheimer Bisa Dari Usia Muda, Begini Caranya

 Meningkatkan resiko penyakit jantung
Orang-orang yang tidur selama lebih dari 9 jam sehari lebih beresiko terkena penyakit jantung. Menurut sebuah studi, hal ini disebabkan karena aliran darah berkurang ke jantung ketika seseorang tidur terlalu lama.

Peningkatan berat badan
Ini juga masalah kesehatan lain yang terjadi jika Anda tidur terlalu lama (lebih dari 9 jam sehari), tentu berat badan Anda bertambah karena kurangnya aktifitas fisik. Ketika Anda tidur lebih dari 24 jam, siklus biologis Anda akan bermasalah sehingga berat badan cenderung bertambah. Di sisi lain jika Anda tidur kurang dari 5 jam sehari, malahan berat badan anda juga akan turun.

baca juga: Sering Memencet Komedo di Wajah, Awas Bahaya Ini

Resiko depresi
Meski begitu, masalah kesehatan utama lain yang disebabkan oleh tidur terlalu lama adalah depresi. Dalam beberapa penelitian yang dilakukan di berbagai kelompok umur dimana orang dewasa di kelompok usia 18-59 tahun menjadi patokan utama, ditemukan bahwa mereka yang tidur selama lebih dari 9 jam memiliki risiko lebih tinggi terkena depresi.

Resiko kesehatan
Mereka yang tidur selama lebih dari 9 jam memiliki risiko lebih tinggi terkena diabetes, terutama diabetes tipe 2. Sebuah studi yang dilakukan terkait masalah ini menyimpulkan bahwa mereka yang tidur selama lebih dari 9 jam setiap hari, gagal untuk memproses kadar gula dan mereka cenderung untuk mengembangkan intoleransi glukosa.

baca juga: Studi Baru Ungkap Peminum Kopi Berpotensi Lawan Kanker Usus

Penulis: Ramadhani