Ini Macam-Macam Refleks pada Bayi, Ketahui ya Bunda

Ilustrasi
Ilustrasi (Net)

KLIKPOSITIF -- Refleks adalah gerakan yang terjadi secara otomatis dan spontan pada aktivitas bayi sehari-hari, seperti menggenggam dan mengisap. Refleks bayi yang baik menandakan bahwa aktivitas saraf dan otak bayi normal. Apa saja refleks pada bayi baru lahir?

Sejak dilahirkan, bayi memiliki dan menunjukan sejumlah refleks. Berikut ini berbagai jenis refleks pada bayi yang baru lahir:

baca juga: WHO Anjurkan Ibu Positif Covid-19 Tetap Menyusui Anak, Ini Alasannya

1. Rooting Reflex (Refleks Mencari Puting)
Bunda dapat melihat refleks pada bayi dengan menyentuhkan jari ke sudut bibir atau pipinya. Biasanya bayi akan merespons dengan mengikuti arah sentuhan tersebut sambil membuka mulutnya. Hal ini bisa digunakan untuk mengetahui apakah bayi sedang ingin menyusu atau tidak. Refleks ini bisasanya bertahan hingga bayi berusia 3-4 bulan.

2. Refleks Mengisap
Cara menguji refleks ini antara lain dengan menyentuh bibirnya dengan ujung jari Anda. Biasanya bayi akan langsung mengisap puting payudara. Refleks pada bayi ini sebenarnya sudah muncul saat usia kehamilan 32 minggu hingga 36 minggu. Pada bayi prematur umumnya refleks mengisapnya masih belum sempurna sehingga Bunda harus terus melatihnya.

baca juga: Jarang Diketahui, Ini Manfaat Lain dari ASI

3. Refleks Moro
Adalah refleks yang muncul saat bayi kaget atau terkejut mendengar suara keras. Biasanya bayi saat mendengar suara keras akan meregangkan lengan dan menekuk kakinya. Refleks pada bayi ini muncul sejak lahir hingga usia 4 bulan.

Refleks ini tentu mengganggu ketika menidurkan atau bahkan membangunkan bayi saat tudur nyenyak. Nah, cara mengatasi dampak dari salah satu macam-macam refleks pada bayi ini akan dijelaskan di bawah.

baca juga: Warga Batang Anai Temukan Bayi di Teras Rumah, Diperkirakan Baru Berusia Empat Hari

4. Refleks Menggenggam
Jika Bunda menyentuh telapak tangan bayi , maka ia akan menutup jari-jarinya seperti gerakan menggenggam. Begitu juga jika Anda meletakkan jari di bawah kakinya maka bayi akan menekuk dan mengerutkan jarinya seolah ingin menggenggam dan menjepit erat. Refleks pada bayi baru lahir ini bertahan hingga usia 3-4 bulan.

5. Refleks Memegang
Membelai telapak tangan bayi menyebabkan bayi menutup jari-jarinya. Refleks memegang berlangsung sampai bayi berusia sekitar 5 hingga 6 bulan. Sementara refleks serupa pada jari kaki berlangsung hingga 9 hingga 12 bulan.

baca juga: Dipercaya Bisa Obati Penyakit Kulit, Ibu Ini Buat Sabun dari ASI Miliknya

6. Refleks Leher Asimetrik Tonik
Refleks ini mungkin agak sulit terlihat, namun Bunda bisa mengamatinya dengan memiringkan badannya ke salah satu sisi. Jika memiringkan badan bayi ke kiri, maka tangan kirinya akan segera merentang lurus ke luar, sedangkan tangan kanannya akan menekuk ke arah kepalanya. Refleks ini bertahan pada usia 2 bulan dan menghilang saat usianya 5 bulan.

7. Refleks Berenang
Refleks pada bayi ini ditunjukkan saat si kecil dimasukkan ke kolam, ia akan mulai mengayuh dan menendang seperti gerakan berenang. Refleks ini berfungsi untuk membantu bayi bertahan jika akan tenggelam dan akan berkurang pada usia 4-6 bulan. Meskipun bayi memiliki refleks berenang yang baik, namun membiarkannya masuk ke dalam kolam air tanpa pendampingan termasuk kegiatan yang berisiko.

8. Refleks Melangkah
Refleks melangkah memungkinkan bayi meletakkan satu kaki di depan yang lain ketika Bunda meletakkan kakinya di permukaan yang datar. Sebenarnya ini tidak benar-benar berjalan dan akan menghilang sekitar usia 4 bulan.

9. Refleks Babinski
Ini terjadi ketika Bunda membelai telapak kaki bayi . Anda akan melihat jari-jarinya terbuka lebar dan kaki akan berputar sedikit ke dalam. Refleks pada bayi baru lahir ini biasanya hilang pada akhir tahun pertama.

10. Refleks Galan
Refleks ini terjadi ketika sisi tulang belakang bayi dielus atau dibelai saat bayi tengkurap. Si kecil akan menggerakkan pinggulnya ke arah sentuhan, seperti bergoyang.

Dari macam-macam refleks pada bayi ini, secara tidak disadari mungkin Bunda pernah melihatnya, bukan?

11. Repleks Parachut
Refleks ini terjadi pada bayi yang sedikit lebih tua ketika si kecil dipegang secara tegak dan tubuh bayi diputar dengan cepat untuk menghadap ke depan (seperti saat jatuh). Bayi akan mengulurkan kedua tangannya ke depan seolah-olah akan jatuh, meskipun refleks ini muncul jauh sebelum bayi berjalan.

12. Refleks Bersin
Bunda mungkin sering menganggap bahwa bersin pada bayi sebagai gejala pilek, tetapi pada si kecil biasanya hidung mungilnya dimasuki debu dan ia mencoba mengeluarkan sedikit debu dan lendir dengan refleks bersin.

13. Refleks Righting
Ketika tengkurap, wajah bayi akan menoleh ke samping, memastikan ia bisa bernapas. Sementara ketika telentang dan selimut menutupi kepalanya, bayi akan menggelengkan kepalanya dan mengayunkan lengannya untuk mendorong selimut menjauh dari wajahnya.

Itulah macam-macam refleks pada bayi yang dimiliki si kecil sejak lahir. Bila bayi tidak memiliki refleks yang seharusnya dimiliki bayi pada umumnya, konsultasikanlah dengan dokter spesialis anak ya, Bunda!

Sumber: Doktersehat

Penulis: Eko Fajri