Studi: Penggemar Kecantikan Lebih Percaya Influencer dari Selebritis

Influencer kecantikan
Influencer kecantikan (net)

KLIKPOSITIF - Influencer dikatakan memiliki peran penting dalam membentuk opini para penggemar kecantikan. Hal itu diungkapkan laporan yang dirilis oleh Meltwater, sebuah perusahaan jasa yang mengembangkan dan memasarkan pemantauan media dan perangkat lunak intelijen bisnis.

Laporan berjudul "Melampaui kulit dalam: Memahami perjalanan belanja pembeli kecantikan Asia Tenggara" mengeksplorasi dampak pemasaran influencer pada industri kecantikan dan mengapa merek kecantikan memilih influencer untuk dukungan dan kolaborasi komersial.

baca juga: Ini Tips Biar Tidak Galau Terus Berdasarkan Tipe dan Zodiak Kamu

Studi ini dilakukan antara 1 Juli dan 31 Desember 2018 dengan melacak dan menganalisis konten media sosial di platform media sosial, termasuk Twitter, Facebook, YouTube, Instagram, blog, situs ulasan dan forum online. Konten tersebut dihasilkan dari empat pasar, yaitu Singapura, Malaysia, Filipina dan Indonesia.

Penelitian ini menemukan bahwa influencer kecantikan lebih disukai daripada selebriti untuk berkolaborasi karena mereka dianggap memiliki keterlibatan yang lebih tinggi, pengembalian investasi dan kredibilitas di antara khalayak ceruk.

baca juga: Anji Diperiksa Polda Soal Kasus Video Hadi Pranoto

Dilansir dari laman Asiaone, laporan tersebut menyebutkan bahwa pembeli kecantikan cenderung mencari blogger kecantikan dan memeriksa platform media sosial, seperti Instagram dan YouTube, untuk inspirasi dan tren kecantikan.

Di antara semua platform, Instagram dikatakan sebagai media paling populer untuk kolaborasi yang dipimpin oleh bakat dan saluran memiliki delapan kali lebih banyak pengaruh kecantikan dibandingkan dengan platform media sosial lainnya, seperti Twitter dan YouTube.

baca juga: Viral Karena Merawat 6 Bayi Terlantar, Berikut 5 Fakta Wanita Cantik Ini

Berkenaan dengan penggemar kecantikan Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa netizen Indonesia suka berbicara tentang kecantikan online, mendominasi semua percakapan terkait kecantikan di Asia Tenggara dengan 38 persen, diikuti oleh Malaysia dengan 29 persen dan Filipina dengan 27 persen.

"Konsumen saat ini tahu kapan mereka dijual dan lebih suka mendengar dari orang-orang nyata. Dengan demikian, merek perlu lebih strategis dalam kolaborasi bakat mereka, tidak hanya melihat metrik kesombongan seperti jumlah pengikut, tetapi juga memasukkan wawasan yang lebih dalam seperti keterlibatan rata-rata per pos, jangkauan sebenarnya, dan data demografis menentukan apakah influencer menarik bagi audiens yang tepat, "kata direktur regional Meltwater Asia Pacific - Media Solutions, Mimrah Mahmood.

baca juga: 3 Zodiak Paling Beruntung Agustus 2020, Kamu?

Penulis: Fitria Marlina