Cegah Penyakit Tak Menular, Kemenkes Naikkan Pajak Makanan Tak Sehat

Menkes RI, Nila Moeloek
Menkes RI, Nila Moeloek (net)

KLIKPOSITIF -- Kasus Penyakit Tidak Menular (PTM) di Indonesia semakin tinggi. Hal tersebut diamini Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek dalam acara launching Indeks Pembangunan Kesehatan Manusia 2018 di kawasan Kuningan.

"Kalau tidak berbuat sesuatu, 70 persen kasus PTM naik," kata Menteri Nila dilansir Suara.com, jaringan KLIKPOSITIF .

baca juga: Bibir Anda Menghitam, Kenali Faktor Penyebabnya

Padahal dia melanjutkan, PTM merupakan penyakit katastropik yang berbahaya dan dapat menelan biaya pengobatan besar.

"PTM itu bisa dicegah, cara mencegahnya dengan mengubah perilaku kita seperti tadi saya katakan, kalau makan gizinya seimbang, diperhatikan, berapa karbohidrat, protein, sayur dan buah kita, itu harus diperhatikan betul. Bukan berarti tidak boleh makan enak, tapi diatur," tambahnya.

baca juga: Penuhi Nutrisi Saat Hamil, Ini Jenis Buah-buahan yang Direkomendasikan

Menanggapi tingginya kasus PTM di semua wilayah di Indonesia, Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kemenkes, Siswanto, mengatakan perlunya mengubah perilaku ke arah gaya hidup yang lebih sehat.

Ia juga mengatakan PTM merupakan masalah yang harus mendapat perhatian multi sektor. Meski demikian, Kemenkes belum memutuskan apakah akan menaikan pajak makanan tinggi gula, garam, dan lemak (GGL).

baca juga: Stres Berdampak Buruk Pada Kesehatan, Ini Cara Mengelolanya

"Itu salah satu pendekatan saja, misal untuk mengurangi perokok pemula kita akan menaikkan cukai , dengan menaikkan cukai harapannya harganya naik, dan dengan begitu perokok pemula namanya price elasticity, tidak beli. Kalau GGL kita belum memutuskan," tambahnya. (*)

sumber: Suara.com

baca juga: Ini Saran Fisioterapis Agar Tetap Banyak Gerak

Penulis: Agusmanto