Bahayakah Ketagihan Multivitamin bagi Anak?

Ilustrasi
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF - Multivitamin buat anak seringnya dikemas dengan bentuk menarik dan rasa yang disukai anak-anak, tidak jarang, anak pun senang makan multivitamin itu dan ketagihan.

Suplemen multivitamin mengandung vitamin dan mineral. Buat anak, suplemen multivitamin umumnya terdiri dari vitamin A, vitamin C, vitamin E, dan asam lemak omega 3.

baca juga: Ibu Hamil, Ingat Posisi Tidur Seperti Ini Tidak Baik Untuk Janin

Rachel Olshen, ahli gizi dari Youvit menuturkan walaupun mengandung vitamin, bukan berarti anak boleh diberikan atau mengonsumni suplemen sesuka mereka, karena tubuh anak-anak tidak membutuhkan begitu banyak vitamin.

"Bagi sebagian anak, mengonsumsi suplemen mutivitamin berlebih membuatnya jadi ingin sering ke kamar mandi alias buang air kecil, jadi ya memang tubuh mereka membutuhkan vitamin yang sudah sesuai pada porsi multivitamin untuk anak-anak, misalnya yang Youvit sediakan untuk anak 1 gummy perhari," katanya beberapa waktu lalu.

baca juga: Studi: Durasi Menyusui Turunkan Resiko Ini Pada Ibu Pascapersalinan

Ia menuturkan setiap anak butuh memenuhi kebutuhan vitamin setiap hari agar tubuhnya tetap sehat. Vitamin dan mineral bisa tersedia dalam jumlah banyak pada buah-buahan dan sayuran segar, kacang-kacangan, serta produk daging ternak dan makanan laut.

"Maka multivitamin hanya pendukung saja, bukan untuk dikonsumsi sebanyak-banyaknya, multivitamin gummy sejatinya juga bukan obat. Jadi diminum untuk mendukung kebutuhan vitamin si anak bukan diminum saat tubuh si anak sedang membutuhkan tenaga atau saat sakit," jelas Rachel Olsen.

baca juga: Ini Loh Sederet Manfaat Bayam Bagi Balita, Bunda Harus Tahu

Ia menambahkan multivitamin buat anak harus diberikan sesuai dosis, jadi walaupun ia sangat ketagihan karena rasa manisnya, tapi tetap harus diberikan sesuai takaran, walaupun tidak berbahaya untuk tubuhnya tapi tetap memberikan efek samping yang berebda-beda pada tubuhnya karena ia tidak membutuhkan vitamin sebanyak itu.

Sumber: Suara

baca juga: Jangan Larang Anak-anak Untuk Olahraga Terutama Laki-laki, Ini Dampak Jangka Panjangnya

Penulis: Fitria Marlina