Orang dengan Insomnia Alami Empat Masalah Ini 

Ilustrasi
Ilustrasi (Pixabay)

KLIKPOSITIF -- Orang dengan insomnia ternyata mengalami empat masalah lain yang mengganggu aktivitas sehari-hari.

Masalah kesulitan tidur seperti insomnia sebenarnya sangat umum terjadi pada sekitar 30 persen orang dewasa di seluruh dunia.

baca juga: Sekolah Daring Berpotensi Bikin Mata Anak Minus, Ayo Deteksi

Insomnia itu sendiri dipicu berbagai faktor seperti kondisi medis, biologis, atau psikologis.

Dilansir dari sleepfoundation.org, sekitar 10 persen orang dewasa yang mengalami insomnia , akan terganggu secara fungsional pada siang hari.

baca juga: 3 Perantau yang Pulang ke Pariaman Positif COVID-19, Penutupan Posko Utama Satgas Batal

Selain kesulitan tidur, orang dengan insomnia  juga mengalami masalah lain. Kira-kira apa saja?

1. Kelelahan
Lelah dan lesu merupakan tanda awal dari insomnia . Maka, jika Anda merasa cukup tidur tapi terbangun di pagi hari dan merasa tak berenergi, maka Anda mengalami hal yang dikenal sebagai tidur non-restoratif, ini adalah penanda awal insomnia .

baca juga: Besok, Proses Belajar Tatap Muka di Pariaman Dimulai

2. Lebih murung
Saat mengalami insomnia , Anda merasa kurang sehat, mudah tersinggung, atau memiliki suasana hati yang buruk tanpa alasan jelas. Anda mungkin juga mengalami kecemasan, impulsif, atau bahkan bersikap lebih agresif.

3. Masalah Hubungan
Kesulitan bergaul dengan rekan kerja atau merasa sulit untuk fokus ketika berada di tempat kerja dapat dikaitkan dengan insomnia .

baca juga: Konsumsi Garam Ternyata Pengaruhi Kualitas Hubungan Seksual

Demikian pula saat Anda memiliki masalah dengan anggota keluarga di rumah atau teman di sekolah. Orang yang menghadapi insomnia mungkin mengalami kesulitan dengan beban kerja, membuat kesalahan, keteteran, melewati tenggat waktu, dan lupa menindaklanjuti tugas-tugas penting.

4. Berulang
Frekuensi merupakan faktor penting ketika menentukan apakah seseorang menderita insomnia . Jika Anda mengalami kesulitan tidur dan hanya tidur selama tiga malam dalam seminggu selama tiga bulan berturut-turut atau lebih, segera bicarakan masalah tersebut dengan dokter. [Suara.com]

Penulis: Rezka Delpiera