Ternyata Kebiasaan Konsumsi Makanan Padat Energi Dapat Sebabkan Kanker!

Ilustrasi
Ilustrasi (Rona)

KLIKPOSITIF - Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Academy of Nutrition and Dietetics mengungkapkan bahwa, makanan yang mengandung banyak kalori selain dapat menambah berat badan, dapat meningkatkan resiko kanker pada wanita.

Para peneliti ingin mengetahui bagaimana rasio energi terhadap berat makanan, atau dikenal dengan kepadatan energi diet (DED), berkontribusi terhadap risiko kanker. Mereka melihat DED dalam makanan wanita pasca menopause.

baca juga: Presiden Bagi-Bagi Nasi, Refly Harun: Saya Bisa Katakan Ini Kerumunan, Tapi.....

Temuan ini menunjukkan, mengonsumsi makanan padat energi dapat menyebabkan adanya peningkatan kanker sebanyak 10 persen disebabkan obesitas diantara wanita dengan berat badan normal.

"Efek yang ditunjukkan pada wanita dengan berat badan normal terkait dengan resiko kanker terkait obesitas adalah hal yang baru," jelas Profesor di Mel and Enid Zuckerman College of Public Health , Cynthia Thomson.

baca juga: Ternyata Banyak Manfaat Berjalan Tanpa Alas Kaki di Atas Rumput, Simak Ulasannya

"Menjaga berat badan tidak hanya melindungi tubuh dari obesitas tapi juga melindungi dari kanker. Apalagi jika wanita melakukan pola diet yang menghindari untuk konsumsi makanan dengan kepadatan energi yang tinggi," kata Thomson.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana DED sendiri terkait dengan risiko kanker, peneliti menggunakan data pada 90.000 wanita pascamenopause termasuk makanan mereka dan diagnosis kanker yang mereka miliki.

baca juga: Viral Pembagian Nasi Kotak dari Presiden, Beragam Komen Netizen Bermunculan

Para periset juga menemukan, konsumsi makanan padat energi yang lebih tinggi pada wanita dengan berat badan normal dapat menyebabkan disregulasi metabolik, sehingga dapat meningkatkan resiko kanker.

Di sisi lain, studi lebih lanjut diperlukan untuk memahami bagaimana bisa makanan padat energi memiliki resiko kanker pada remaja dan pria. Hal ini tentunya akan menjadi informasi yang dapat membantu membujuk wanita pascamenopause untuk memilih makanan dengan kepadatan energi rendah.

baca juga: DPR Minta Menkes Buat Instrumen Penanganan Covid-19 yang Efektif

Sumber: www.Boldsky.com

Penulis: Khadijah