Studi: Penurunan Gejala Demensia Dapat Dilakukan dengan Aplikasi Temuan Ilmuwan

Ilustrasi
Ilustrasi (National Geographic Indonesia)

KLIKPOSITIFDemensia adalah penyakit dengan gejala yang mengakibatkan terjadinya perubahan cara berpikir dan berinteraksi penderitanya dengan orang lain. Penyakit ini juga mempengaruhi memori jangka pendek, pikiran, kemampuan berbicara dan kemampuan motorik.

Ahli saraf Inggris mencoba untuk menciptakan aplikasi untuk latihan di komputer, guna pelatihan otak yang bisa memperbaiki ingatan pasien penderita tahap awal demensia. Alat ini diharapkan bisa membatu penderitanya mengurangi gejala penurunan daya berpikir otak.

baca juga: Kenapa Creatine Digunakan Atlet dan Tidak Termasuk Doping?

"Kami berharap dapat mengembangkan temuan ini pada studi yang akan datang," kata Pemimpin studi di Universitas Cambridge, George Savulich.

Periset mengembangkan aplikasi ini mirip dengan permainan yang menguji efeknya pada kognisi dan motivasi dalam sebuah percobaan kecil. Hasilnya, ditemukan bahwa pasien yang memainkan permainan selama sebulan mengalami peningkatan memori otak mereka sekitar 40 persen.

baca juga: Politisi NasDem: Jangan Hanya Fokus Penanganan Pandemi Covid-19, Imunisasi Dasar Lengkap Penting

"Temuan pada penelitian ini sangat menggembirakan, namun aplikasi tersebut perlu diuji coba kembali pada pelatihan otak lainnya dengan uji coba yang melibatkan lebih banyak orang," ungkapnya.

Seperti dilansir dari Boldsky, Ia mengatakan, sekitar 47,5 juta orang mengalami demensia pada tahun 2015 dan jumlah tersebut meningkat dengan cepat seiring dengan meningkatnya harapan hidup dan usia masyarakat.

baca juga: Belum Juga Vaksinasi COVID-19, Djokovic Kini Juga Terancam Gagal Berpartisipasi di Roland Garros

"Pasien yang memainkan aplikasi ini dapat mempertahankan informasi visual yang lebih kompleks, daripada penderita yang tidak memainkan aplikasi ini," katanya lagi.

Penulis: Khadijah