BPJS Kesehatan Komit Tingkatkan Layanan untuk ASN

Ade Rai bersama pimpinan BPJS Kesehatan dan Pengurus Korpri di tingkat nasional, Sumbar dan Padang.
Ade Rai bersama pimpinan BPJS Kesehatan dan Pengurus Korpri di tingkat nasional, Sumbar dan Padang. (Hijrah Adi Sukrial)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Sejak jaminan kesehatan dipindahkan dari Askes ke BPJS Kesehatan, banyak Aparatur Sipil Negara ( ASN ) merasa pelayanan terhadap mereka dinomorduakan. Padahal, ketika masih memakai Askes dulu, ASN mendapatkan prioritas dalam pelayanan kesehatan di fasilitas kesehatan.

Hal di atas disampaikan Kepala Biro Umum Korpri Nasional, Gazali Amirsyah pada acara Sarasehan BPJS Kesehatan dengan Organisasi Korpri Sumbar Bersama Ade Rai di salah satu hotel di Padang, Kamis 20 April 2017.  

baca juga: Wapres: Penerapan Harus Konsisten, Ini Daftar Penerima Anugerah Meritokrasi KASN Tahun 2021

“Sejak berlakunya UU Nomor 24 Tahun 2011, jaminan kesehatan ASN yang tadinya di Askes dilebur ke BPJS Kesehatan. Selain ASN , BPJS Kesehatan juga melayani masyarakat umum. Sejak saat itu ASN merasa dinomorduakan,” ujar Gazali.

Wakil Ketua Korpri Sumbar, Amran, yang juga Kepala Dinas Perhubungan Sumbar meyakini, BPJS Kesehatan akan terus menyempurnakan pelayanan, khususnya untuk ASN . “Semoga pada waktunya masalah pelayanan BPJS terhadap ASN akan menemukan titik ideal. Ini hanya masalah proses,” ujar Amran.

baca juga: Wagub Sumbar Minta ASN Tingkatkan Kualitas Diri

Menyikapi hal di atas, Kepala Departemen Administrasi Kepesertaan Pekerja Penerima Upah BPJS Kesehatan Pusat, Lucky Hefriat mengatakan, keluhan yang disampaikan anggota Korpri dan ASN adalah tantangan bagi BPJS Kesehatan untuk meningkatkan pelayanan, khususnya kepada ASN .

Dia memaparkan, dulu Askes hanya melayani ASN aktif dan pensiunan ASN . Mulai 2014, selain ASN dan pensiunan, BPJS juga melayani anggota TNI dan Polri, dan penerima bantuan iuran baik dari APBN maupun APBD.

baca juga: Ditjen Perumahan PUPR Bangun Rusun Serasa Apartemen bagi ASN Unand

 BPJS Kesehatan menurutnya memiliki sejarah panjang kerjasama dengan ASN . Dimulai dari Badan Penyelenggara Dana Pemeliharaan Kesehatan (BPDPK), Perusahaan Umum Husada Bhakti, Askes hingga akhirnya BPJS Kesehatan, ASN sudah tetap menjadi bagian dari program jaminan kesehatan yang dibuat pemerintah.

Pada sarasehan tersebut, Ade Rai yang merupakan Brand Ambassador BPJS Kesehatan mengajak masyarakat untuk meningkatkan kesadaran menjaga kesehatan. Sebab, menurutnya menjaga kesehatan itu adalah modal untuk hidup dan berkreativitas. “Menjaga kesehatan itu modalnya sangat murah,” ulas binaragawan Indonesia tersebut,” ujarnya.

baca juga: Genius Umar: Tingkatkan Kesadaran sebagai ASN

Menurut Ade Rai , selama ini ada paradigma yang salah dari peserta BPJS Kesehatan, terutama peserta BPJS Kesehatan jalur mandiri. “Ketika sudah memegang kartu BPJS, ada yang merasa sudah boleh sakit. Ini anggapan yang merugikan diri sendiri. Kita mendorong, meski sudah memiliki KIS, maka tetap menjaga kesehatan, karena kesehatan adalah modal untuk hidup berkualitas. Kalau sakit, meski banyak uang dan pengobatannya ditanggung Negara, tidak ada kualitas hidup ini,” jelas Ade Rai .

[Hijrah Adi Sukrial]

Penulis: Hijrah Adi Sukrial