Tahi Lalat Bisa Jadi Tanda Kanker, Ini Ciri-cirinya

"Jadi jika kanker berkamuflase menjadi tahi lalat, bentuk tahi lalat itu akan lebih besar"
Tahi lalat. (Net)

KLIKPOSITIF - Positifers, tahi lalat dapat menjadi pemanis jika ia berada di wajah. Namun ada juga tahi lalat yang bisa membesar dan menimbulkan gatal bahkan hingga berdarah.

Tahi lalat bisa menjadi indikasi kanker kulit jika terjadi pelebaran tahi lalat dan berubah ukuran dalam waktu singkat serta tahi lalat juga bisa berdarah jika disentuh. Selain itu, ada beberapa kondisi yang wajib anda waspadai:

1. Bentuk tidak normal
Jika ada tahi lalat di kulit anda yang warnanya tidak normal misal lebih hitam atau membiru, ini bisa jadi pertanda kanker kulit. Selain itu, tahi lalat yang bentuknya agak aneh juga patut diwaspadai karena ini menunjukkan sel-sel di dalamnya berperilaku berbeda dari sel-sel sehat yang terdapat pada tahi lalat lain.

2. Muncul ketika dewasa
Umumnya tahi lalat muncul di masa kanak-kanak. Namun, jika tahi lalat muncul saat dewasa maka anda berisiko mengalami kanker kulit. Melanoma (bentuk paling berbahaya dari kanker kulit) sering muncul pada orang dewasa usia 25 sampai 29 tahun.

3. Ukuran lebih besar dari rata-rata
Ketika kanker menyebar, sel-selnya mulai tumbuh cepat. Jadi jika kanker berkamuflase menjadi tahi lalat, bentuk tahi lalat itu akan lebih besar dan terus membesar dari rata-rata sebab sel kanker berkembang lebih cepat dari sel biasa.

4. Sakit dan gatal
Tahi lalat yang normal tidak menimbulkan sakit atau gatal. Namun jika ada tahi lalat yang terasa gatal, sakit, atau berdarah, artinya ada sesuatu yang tidak normal. Segera periksakan ke dokter karena bisa menjadi ciri adanya kanker kulit.

Mari kenali tanda-tanda kanker kulit sejak awal Positifers, jika anda mengalami tanda-tanda seperti di atas segera periksakan diri ke dokter.