Hamdani: Tidak Hanya Bermanfaat Bagi Peserta, Antrean Elektronik Membantu Kami Sebagai PIC di FKTP

Hamdani
Hamdani (Ist)

KLIKPOSITIF -- Tahun 2020 ini ditetapkan oleh BPJS Kesehatan sebagai tahun pelayanan dan kepuasan peserta. Dimulai dari komitmen BPJS Kesehatan dengan menaruh perhatian besar kepada layanan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional -- Kartu Indonesia Sehat (JKN -- KIS) baik di kantor cabang, di fasilitas kesehatan maupun di layanan lainnya.

Salah satunya adalah sistem antrean online melalui Mobile JKN di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Kemudahan ini tidak hanya membawa kebaikan bagi peserta JKN -- KIS. Namun juga memberikan dampak positif bagi FKTP yang mulai menggunakan sistem antrean ini dalam layanannya. Salah satunya klinik Polres Kabupaten Agam.

Saat diwawancarai Person In Charge (PIC) klinik Polres Agam Hamdani, mengacungi jempol atas upaya yang dilakukan BPJS Kesehatan untuk meningkatkan mutu layanan khususnya di FKTP. Sistem antrean elektronik yang terhubung dengan Mobile JKN merupakan inovasi yang patut dicontoh.

Baca Juga

"Sistem ini sangat bermanfaat, tidak hanya untuk peserta tetapi bermanfaat juga untuk kami. Membantu PIC FKTP untuk penataan administrasi pasien. Karena secara real time kami mendapatkan data per harinya," ujar Hamdani.

Antrean elektronik sambung Hamdani, telah merubah pelayanan klinik yang selama ini dilakukan secara manual.

Diungkapkannya, inovasi BPJS Kesehatan ini, program yang baik untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada peserta, khususnya di FKTP. Apalagi di tengah perkembangan teknologi sekarang harus diimbangi dengan inovasi -- inovasi berbasis digital juga.

Hamdani juga menyebut sistem antrean ini juga berdampak positif bagi pasien atau peserta JKN -- KIS di FKTP. Pasien dapat memperoleh nomor antrean melalui aplikasi Mobile JKN yang bisa diakses di mana pun, tanpa perlu datang langsung ke FKTP yang dituju.

"Peserta JKN -- KIS yang ingin berobat tidak perlu lagi mengantre lama mengambil nomor antrean. Melalui aplikasi Mobile JKN di smartphone. Peserta dapat memprediksi kapan harus datang ke klinik untuk mendapatkan pelayanan sesuai pendaftaran yang telah didaftarkan melalui Aplikasi Mobile JKN," kata Hamdani.

Di akhir wawancara, Hamdani berharap seluruh peserta JKN -- KIS yang terdaftar di klinik polres Agam dapat memanfaatkan antrean elektronik, karena kemudahan ini sistem antrean sangat membantu bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu.

[Rilis]

Baca Juga

Editor: Khadijah

Video Terbaru

Wawancara Khusus Langsung dari Ruang Perawatan Pasien COVID 19 di RSAM Bukittinggi

YouTube channel KlikPositif.com